POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Berikut ini adalah tata cara dan panduan lengkap shalat Idul Fitri 2024.
Tata cara dan panduan lengkap shalat Idul Fitri 2024 juga lengkap dengan bacaan niat dan Takbiratul Ihram.
Shalat Idul Fitri 2024 merupakan ibadah yang dilakukan umat Islam pada hari raya Idul Fitri, yang dirayakan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Ketua MUI Sulsel Akan Jadi Khatib, Ini Imam Salat Idulfitri 1445 H di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna
Shalat Idul Fitri dilakukan pada pagi hari setelah terbitnya matahari, biasanya dilakukan di lapangan terbuka atau masjid besar.
Tata cara pelaksanaan shalat Idul Fitri mirip dengan shalat Idul Adha, yakni terdiri dari dua rakaat, dengan beberapa takbir tambahan di awal rakaat pertama sebelum takbiratul ihram.
Idul Fitri 2024 adalah momen untuk memberikan sedekah kepada yang membutuhkan, yang disebut zakat fitrah atau zakat fitri.
Baca Juga: Sudah Siap War Tiket? Konser Musik 'Tunggu Aku Di' Sheila On 7 di 5 Kota, Bocorannya....
Berikut ini tata cara dan panduan shalat Idul Fitri 2024 yang dikutip Pojoksulsel.com dari laman NU Online:
Panduan shalat Idul Fitri secara tertib ini merupakan penjelasan dari salah seorang pendiri NU Syekh KHR Asnawi dalam kitab Fashalatan.
Panduan ini juga dijumpai di kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î (juz I) karya Musthafa al-Khin, Musthafa al-Bugha, dan 'Ali asy-Asyarbaji.
1. Niat Shalat Idul Fitri
Niat merupakan hal pertama yang perlu dilakukan dalam shalat id.
Kalau menjadi makmum ditambah lafal ma'muman, sedangkan saat menjadi imam ditambah bacaan imaaman.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak'ataini (ma'mûman/imâman) lillahi ta'ala.
"Aku niar shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Hukum pelafalan niat adalah sunnah.
Sementara yang wajib yaitu ada maksud secara sadar dan sengaja dalam batin bahwa seseorang akan menunaikan shalat sunnah Idul Fitri.
Shalat dimulai tanpa azan dan iqamah (karena tidak disunnahkan)
Cukup dengan menyeru "ash-shalâtu jâmi‘ah".
Baca Juga: Update, 8 Link Twibbon Sambut Lebaran Idul Fitri 2024, Mohon Maaf Lahir Batin
2. Takbiratul Ihram
Sebagaimana shalat biasa, shalat Idul Fitri juga terdapat takbiratul ihram.
Usai membaca doa iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.
Di sela-sela tiap takbir itu dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila
Baca Juga: Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2024, Digelar 2 Hari, Ada Pertemuan Bisnis Hingga Turnamen Golf
"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."
Atau membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."
3. Membaca Al-Fatihah
Setelah selesai membaca iftitah dan melakukan takbir sebanyak tujuh kali, wajib membaca surat Al-Fatihah. Lalu dianjurkan membaca surat Al-A'la.
Baca Juga: Stadion Sudiang Makassar, Mirip Stadion Manahan Solo, Kapasitas 30 Ribu Penonton
Berlanjut ke ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Rakaat Kedua
Di dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, disunnahkan takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan allâhu akbar seperti rakaat sebelumnya.
Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua.
Kemudian baca Surat al-Fatihah, lalu Surat al-Ghâsyiyah.
Kemudian dilanjutkan dengan gerakan ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.
Baca Juga: Siap-siap... Konser Musik Sheila On 7 di 5 Kota Besar, Sheila Gank Makassar Bagaimana Kabarnya?
Untuk diketahui, hukum takbir tambahan (lima kali pada pada rakaat kedua atau tujuh kali pada rakaat pertama) adalah sunnah, sehingga tidak sampai menggugurkan keabsahan shalat Id apabila terjadi kelupaan mengerjakannya.
5. Khutbah
Setelah shalat selesai dengan diakhiri gerakan salam, jamaah tidak disarankan buru-buru pulang, tetapi perlu mendengarkan khutbah Idul Fitri sampai selesai.
Kecuali bila shalat Idul Fitri ditunaikan tidak secara berjamaah.
Demikianlah tata cara dan panduan shalat Idul Fitri 2024.
***



