POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka mengatakan, Pemprov Sulbar mendapatkan dua kuota mahasiswa kedokteran dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Dua kuota mahasiswa kedokteran itu, kata Suhardi Duka, akan dibiayai oleh Pemprov Sulbar untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Unsulbar.
"Saya diberikan kuota dua mahasiswa (kedokteran) untuk dibiayai melalui beasiswa provinsi," kata Suhardi Duka dilansir laman Pemprov Sulbar.
Baca Juga: Andi Muhammad Arsjad Ajukan Pensiun Dini sebagai ASN Pemprov Sulsel, Ingin Fokus Urus Bisnis
Karena itu, dirinya memastikan proses seleksi beasiswa untuk calon mahasiswa kedokteran akan dilakukan secara ketat.
Suhardi Duka sudah menetapkan kriteria penerima beasiswa untuk calon mahasiswa kedokteran Unsulbar tahun ini.
"Memastikan bahwa beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa dari keluarga miskin," katanya.
Baca Juga: Tips Sehat Ramadhan dari RSUD Andi Makkasau: Hindari Dehidrasi dengan Pola MinumTepat
Ia menilai, kriteria penerima beasiswa dari kalangan masyarakat pra sejahtera bisa menjadi salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan.
Sementara itu, Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy mengatakan bahwa Unsulbar akan menerima mahasiswa baru kedokteran angkatan pertama tahun ini.
Prof Abdi mengatakan, Kemendikti Saintek telah memberikan kuota sebanyak 15 kursi, khusus untuk putra-putri Sulawesi Barat.
Baca Juga: Dekan FKIK UIN Alauddin Makassar Audiensi ke Pemprov Sulsel Bahas Biaya Praktek Mahasiswa di RS
"Kami telah melaporkan kepada Pak Gubernur bahwa kami memiliki kuota 15 mahasiswa khusus untuk putra-putri Sulbar," kata Prof Abdy saat menemui Suhardi Duka, Senin (10/3/2025).
Prof Abdy berharap setiap Pemda di Sulbar dapat mengirimkan satu atau dua wakilnya untuk dibiayai melalui ikatan dinas.
***




