POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar, Dr dr Dewi Setiawati bersama rombongan melakukan audiensi dengan Pemprov Sulsel

Dewi Setiawati bersama rombongan FKIK UIN Alauddin Makassar, diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ishaq Iskandar di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (10/3/2025).

"Kami dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar melakukan audiensi dengan Pak Gubernur, yang alhamdulillah hari ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ishaq Iskandar," kata Dewi Setiawati kepada wartawan.

Baca Juga: Diseperindag Sulsel Respons Temuan Takaran Minyakita Dikurangi, Ahmadi Akil: Pasti Ditindaklanjuti!

Ia mengatakan, efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah berdampak pada pembiayaan mahasiswa FKIK UIN Alauddin yang akan melakukan praktek lapangan di Rumah Sakit.

Dewi Setiawati mengharapkan, ada titik terang berupa kesepakatan bersama tentang besaran tarif mahasiswa praktek lapangan di RS milik Pemprov Sulsel.

Ia mengatakan, memah selama ini ada biaya yang harus dibayar saat melakukan praktek di RS. Namun, efisiensi anggaran berdampak pada pembiayaan praktek lapangan tersebut.

Baca Juga: Tasming Hamid Hadiri Muscab HIPMI Parepare, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Kota

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ishaq Iskandar mengatakan akan mengomunikasikan kepada Gubernur Sulsel, terkait pemberian dispensasi biaya praktek lapangan di RS Pemprov Sulsel.

"Ini kami mencari dulu aturan, regulasi, kami akan melaporkan ke bapak gubernur terkait bagaimana untuk dispensasi ataupun keringanan dalam hal kontribusi itu," kata Ishaq Iskandar.

Ia mengatakan, Pemprov Sulsel memiliki empat rumah sakit, yaitu RSKD Dadi Makassar, RS Sayang Rakyat, RD Haji, dan RS Labuan Baji.

Baca Juga: Bagaimana Pengawasan 3 Hari Berkantor ASN Pemprov Sulsel? Andi Sudirman Sulaiman Beri Penjelasan

"Insyaallah tentu setelah melapor kepada bapak gubernur dan akan ad nanti mungkin keputusan dari beliau, tentu akan menguntungkan semua pihak," katanya.

***