POJOKSULSEL, MAKASSAR - Lulusan terbaik hingga dosen teladan di UIN Alauddin Makassar masuk daftar reviewer nasional Program Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk periode 2025-2027.
Prof Kurniati dan Prof Wasilah Sahabuddin dipilih sebagai reviewer nasional Litapdimas bersama 18 dosen UIN Alauddin Makassar.
Dua kartini UIN Alauddin Makassar, itu bukan sosok sembarangan. Prof Kurniati dan Prof Wasilah Sahabuddin siap mengawal kualitas riset di PTKI melalui reviewer Litapdimas dalam dua tahun ke depan.
Baca Juga: KUA Alu Siap Beri Pelayanan, Adnan Nota: Kalau Ada Masalah Datanglah ke KUA
Prof Kurniati
Prof Kurniati adalah pakar Ilmu Fikih pada Fakultas Syariah dan Hukum. Ia memiliki perjalan pendidikan yang cemerlang.
Bagaimana tidak, Prof Kurniati tercatat sebagai lulusan terbaik pada wisuda sarjana hingga doktoral.
Itu diketahui dari curriculum vitae yng dibacakan saat pengukuhan Prof Kurniati sebagai guru besar Ilmu Fikih pada 26 September 2023.
Baca Juga: Satpol PP Dapat Tugas Tarik Kendaraan Dinas, Salim S Mengga: Harus Kembali!
Selain itu, Prof Kurniati adalah lulusan terbaik sarjana program S1 STAIN Bone. Wisudawan terbaik program magister IAIN Alauddin Makassar.
Perempuan kelahiran Pompanua, 27 Juni 1974, itu kembali dinobatkan sebagai lulusan terbaik dan tercepat program doktoral UIN Alauddin Makassar.
Tidak hanya itu, Prof Kurniati merupakan akademisi berprestasi sejak di MA PGAN sudah menjadi siswa terbai k berturut-turut selama 3 tahun. Ia juga mendapat beasiswa Supersemar sejak PGAN hingga selesai di STAIN Bone.
Baca Juga: Salim S Mengga Akan Umumkan Nama-Nama Belum Kembalikan Kendaraan Dinas Pemprov Sulbar
Ada lima jurnal terindeks Scopus yang ditulis oleh Prof Kurniati periode tahun 2020-2023, yaitu:
Developing Learning Method onPost-Graduated Program: a Blended Learning Based on Web-Blog And Pront Technology Desaign tahun 2020.
Bay Salam as Financing Alternative During Pandemic Outbreak: a Proposal to Indonesia terbit tahun 2021.
Preference of Using Sharia Fintech in Pandemic Covid 19 terbit tahun 2022.
Islamic Law's Stability During the Covid 19 Pandemic: Egyptian Case Studies terbit tahun 2022.
Baca Juga: Polrestabes Makassar Perkuat Disiplin Anggota Penggunaan Senjata Api, AKBP Haris Welong Ingatkan Ini
Baja in Jinayah Perspective: Study of the Reception of Customary Criminal Sanctions for the Bima Muslim Community terbit tahun 2023.
Riwayat pendidikan
MA PGAN Watampone (1989)
Strata 1 (S1) di STAIN Bone jurusan Syariah (1997)
Baca Juga: SDK Turun Tangan Bantu Mamuju Atasi Krisis Air Bersih dengan Anggaran BTT
Strata 2 (S2) IAIN Alauddin Makassar pada prodi Syariah/Hukum Islam (2003)
Doktor Prodi Syariah/Hukum Islam UIN Alauddin Makassar (2012)
Prof Wasilah Sahabuddin
Prof Wasilah Sahabuddin adalah pakar Ilmu Studi Perencanaan Arsitektur.
Pencapaian perempuan kelahiran Polewali, 2 Juni 1972 itu menjadi yang pertama di UIN Alauddin Makassar.
Dirinya pecah rekor sebagai guru besar pertama bidang Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar.
Pengukuhan guru besar Prof Wasilah Sahabuddin dilaksanakan pada 2 Maret 2020.
Prof Wasilah pernah dinobatkan sebagai teebaik 3 Dosen Teladan Tingkat Nasional Bidang Sains dan Teknologi, Kementerian Agama (2015).
Baca Juga: Daftar Yuk! Kemenag Sulbar Cari 50 Calon Agen Perubahan Bangun Zona Integritas
Ia juga pernah meraih penghargaan Best Paper di ajang Academic Session Award, Best Paper (2016)
Menerima piagam perhargaan dari University East London atas keikutsertaannya pada kegaiatan Postdoc (2017).
Menerima sertifikat keahlian sebagai arsitektur muda (2018)
Baca Juga: Pemprov Sulbar Gandeng Unhan dan RS Unhas Kolaborasi Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Prof Wasilah Sahabuddin juga pernah menjadi reviewer pada kegiatan Annual Conference on Reserch Proposal (2018)
Saat ini, Prof Wasilah Sahabuddin menjabat sebagai Ketua STAIN Majene untuk periode kedua.
Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Prodi Arsitektur UIN Alauddin Makassar dan Wakil Dekan FST UINAM.
Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Tegaskan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Jadi Acuan Utama
Riwayat Pendidikan
D3 Teknik Arsitektur Universitas Hasanuddin (1994)
S1 Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada (1998)
S2 Teknik Arsitektur Universitas Hasanuddin (2009)
S3 Teknik Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (2015)




