POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Almarisah Madani kembali menambah satu guru besar dan tiga dosen yang naik jabatan akademik menjadi Lektor Kepala.

Guru besar terbaru Universitas Almarisah Madani adalah Prof. Dr. Apt. Syamsu Nur, S.Farm., M.Sc, yang mendapatkan gelar Profesor dalam bidang Kimia Farmasi Bahan Alam. Dengan penetapan ini, universitas kini memiliki tiga guru besar aktif.

Guru besar baru Universitas Almarisah Madani Prof. Syamsu Nur dikenal memiliki kontribusi kuat di bidang farmasi, khususnya riset bahan alam, dengan rekam jejak publikasi ilmiah berskala nasional dan internasional.

Baca Juga: 5 Pencari Rotan Tersesat Semalaman di Hutan Gowa Ditemukan, Kapolres dan Wakil Bupati Turun Tangan

Tidak hanya itu, tiga dosen lainnya juga menerima SK Lektor Kepala, yakni Apt. Maria Ulfa, S.Farm., M.Si, Apt. Reny Syahruni, S.Farm., M.Sc, dan Dr. Apt. Khairuddin, S.Si., M.Si.

Penambahan ini membuat total Lektor Kepala di Universitas Almarisah Madani mencapai 11 orang, memperkuat kualitas jajaran pengajar di bidang farmasi.

Penyerahan SK Guru Besar berlangsung pada 9 Desember 2025, diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si, di kantor LLDIKTI.

Baca Juga: 1.700 Hektare Sawah di Kabupaten Maros Menghilang dalam Enam Tahun, Ini Langkah Pemkab

Sementara itu, SK Lektor Kepala diberikan pada 10 Desember 2025 oleh Wakil Rektor II, didampingi Rektor Universitas Almarisah Madani, Prof. Dr. Nursamsiar, M.Si, bersama jajaran pimpinan lainnya.

Menariknya, dari empat penerima SK, tiga di antaranya merupakan alumni Universitas Almarisah Madani.

Mereka sebelumnya menempuh pendidikan di Akademi Farmasi Kebangsaan. Kini, mereka kembali mengabdi sebagai dosen di almamater sendiri.

Baca Juga: Kabar Baik, 100 Siswa SMA Ikuti Karantina Tahfiz 20 Hari Pemprov Sulsel

Rektor Universitas Almarisah Madani, Prof. Nursamsiar, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi langkah penting bagi penguatan mutu akademik kampus.

“Alhamdulillah, ini bukti nyata komitmen universitas kami untuk terus maju. Dengan tambahan satu Guru Besar dan tiga Lektor Kepala, yang sebagian besar adalah alumni kami, kualitas pendidikan yang kami hadirkan semakin kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kompetensi akademik.

"Semoga semakin banyak dosen kami yang meraih jabatan Lektor Kepala maupun Guru Besar. Ini penting untuk meningkatkan reputasi akademik universitas kita,” katanya.

***