POJOKSULSEL, GOWA - Lima warga Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, yang sempat dilaporkan hilang saat mencari rotan di hutan akhirnya ditemukan selamat pada Rabu (10/12/2025). Para pencari rotan ditemukan dalam kondisi lemah namun stabil setelah semalaman bertahan tanpa penerangan di hutan Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaeman bersama Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin turun langsung ke lokasi. Kehadiran keduanya sekaligus memastikan proses evakuasi lima pencari rotan di hutan Gowa berjalan aman.

Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulsel, Andi Sultan, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan menemukan para pencari ritan tersebut sekitar tiga kilometer dari titik awal mereka dilaporkan hilang di hutan Gowa.

"Kelima korban berhasil ditemukan dalam kondisi lemah tetapi stabil pada pukul 14.30 WITA," kata Andi Sultan dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: 1.700 Hektare Sawah di Kabupaten Maros Menghilang dalam Enam Tahun, Ini Langkah Pemkab

Setelah ditemukan, seluruh korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Sultan menyampaikan apresiasi kepada semua unsur yang terlibat, termasuk keluarga yang cepat melapor saat kehilangan terjadi.

"Kami bersyukur semua korban ditemukan selamat. Pelaporan yang cepat sangat membantu proses pencarian," ujarnya.

Baca Juga: Kabar Baik, 100 Siswa SMA Ikuti Karantina Tahfiz 20 Hari Pemprov Sulsel

Peristiwa ini berawal pada Selasa siang (9/12/2025), ketika lima warga Dusun Lemoa, Bontolempangang, masing-masing Dg Patto, Dg Ngaha, Ramalan, Sangging, dan Amal, masuk hutan untuk mencari rotan.

Mereka tersesat menjelang malam sehingga memutuskan bermalam karena tidak membawa alat penerangan.

Laporan resmi diterima Basarnas Makassar pada Rabu pagi pukul 08.05 WITA. Kepala Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 76,8 kilometer.

Baca Juga: Daftar 10 SDN di Kota Makassar Diganjar Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Nasional 2025

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak membawa perlengkapan SAR lengkap, mulai dari kendaraan penyelamat, peralatan medis, evakuasi, hingga komunikasi,” jelas Arif.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur: Basarnas Makassar, BPBD, Polsek Bungaya, tim gabungan lainnya, serta masyarakat yang sejak awal turut mencari.

Upaya warga sebelumnya belum membuahkan hasil hingga tim SAR gabungan tiba di lokasi dan menemukan kelima warga tersebut.

Saat ini para korban masih dalam pemantauan medis dan didampingi keluarga.

***