POJOKSULSEL, MAKASSAR - Layanan publik program Laboratorium Inovasi, Berbasis Kemitraan (Labinov Beken) Pemkot Makassar masuk dalam 5 top pelayanan publik inovasi kelompok berkelanjutan pada Gebyar Pelayanan Prima 2024.

Penghargaan top pelayanan publik diberikan oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Nirman Mungkasa, di Sheraton Grand Jakarta, Gandaria City Hotel, Selasa (8/10/2024).

Labinov Beken merupakan inovasi berkelanjutan yang berubah nama menjadi Inkubator Inovasi Pemkot Makassar.

Baca Juga: Unhas Hadirkan Rektor UiTM Pahang Malaysia Jadi Pembicara Kuliah Umum di Fakultas Kehutanan

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Pemkot Makassar, Nirman Mungkasa, mengatakan, awalnya inovasi Labinov Beken telah mendapat penghargaan top 45 di Sinovik tahun 2018-2019.

"Selanjutnya Labinov berubah menjadi Inkubator Inovasi," kata Nirman Mungkasa dalam keterangan tertulis.

Nirman Mungkasa mengatakan, sebagai kelanjutan inovasi Labinov Beken, Brida Makassar melakukan podcast bertajuk Carima Sertsan pada tahun ini.

Baca Juga: Kepala Kanwil Kemenag Sulsel dan Ketua KPU Teken Perjanjian Kerja Sama Serta Sosialisasi Netralitas ASN

Karena itu, Nirman Mungkasa berharap agar ada inovasi lain di Kota Makassar yang mengikuti jejak Labinov Beken.

"Sehingga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat Makassar," katanya.

Sementara itu, Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, pentingnya sinergi dan kolaborasi antar instansi pemerintah untuk memastikan reformasi birokrasi memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Baca Juga: Muh Tonang Lega Setelah Dengar Jawaban Bawaslu, Kemenag Sulsel Akan Keluarkan Surat Imbauan

"Bagaimana kita ini mewujudkan reformasi birokrasi berdampak sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ungkap Anas.

Diketahui, Gebyar Pelayanan Proma 2024 Kemenpan RB, bertujuan untuk memberikan apresiasi atas peningkatan layanan publik.

Kegiatan itu mengusung tema “Wujudkan Ekosistem Pelayanan Publik Transformatif, Inovatif, dan Inklusif.”

Selain Kota Makassar, empat kota lain penerima penghargaan inovasi, yakni Pemkot Madiun, Pemkot Magelang, Pemkot Mojokerto, dan Pemkot Padang.

***