POJOKSULSEL - Malam turun perlahan di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Di antara hamparan perkebunan dan rumah-rumah papan, cahaya baru kini hadir menyinari hunian warga.

Suara alam yang bersahutan seakan menjadi saksi perubahan besar yang telah lama dinantikan masyarakat desa.

Di teras rumah sederhananya, Ruslam (52) duduk dengan senyum yang tak dapat ia sembunyikan.

Lelah bekerja di ladang seakan terbayar oleh satu kebahagiaan sederhana namun sangat berarti: rumahnya akhirnya dialiri listrik.

Selama bertahun-tahun, Ruslam dan keluarga hanya mengandalkan genset kecil untuk penerangan.

Satu liter bensin hanya cukup untuk beberapa jam, membuat malam mereka kembali gelap.

Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya, sementara sang istri yang menjahit untuk menambah penghasilan sering harus menghentikan pekerjaan ketika genset kehabisan bahan bakar.

“Alhamdulillah, sekarang rumah kami terang tanpa harus mikir beli bensin tiap malam. Anak-anak bisa belajar sampai malam, istri bisa menjahit dengan tenang,” ungkap Ruslam dengan mata berkaca-kaca.

Perubahan ini terwujud melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), inisiatif pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghadirkan sambungan listrik gratis bagi masyarakat tidak mampu, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Kebahagiaan Ruslam semakin bertambah ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, hadir langsung ke rumah Ruslam untuk menyalakan kWh meter pada Kamis, 16 Oktober 2025 seperti yang diterima dalam keterangan tertulis Kementerian ESDM Jumat (05/12/2025).

Saat lampu menyala, warga sekitar pun bersorak gembira.

Bagi Ruslam, cahaya itu bukan sekadar penerangan, melainkan simbol dimulainya babak baru bagi keluarganya.

Program BPBL merupakan wujud komitmen pemerintah dalam pemerataan akses energi di seluruh Nusantara sesuai Astacita Presiden mewujudkan swasembada energi.

Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan 215.000 rumah tangga pra-sejahtera di 36 provinsi menerima sambungan listrik gratis melalui program ini.

Kini, saat malam tiba di Desa Bandar Jaya, rumah-rumah yang dulu gelap mulai bersinar terang.

Anak-anak dapat belajar lebih nyaman, para ibu lebih leluasa beraktivitas, dan warga desa merasakan perubahan nyata dalam kehidupan mereka.

Hadirnya listrik bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga menyalakan harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.

Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) terus membawa terang ke rumah-rumah warga kurang mampu.

Sebagai layanan yang diberikan sepenuhnya gratis, pemerintah mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang meminta biaya pemasangan.

Jika menemukan pungutan liar, warga dapat segera melapor melalui Contact Center ESDM 136, agar program ini tetap berjalan bersih dan memberi manfaat bagi yang berhak.