POJOKSULSEL, MAKASSAR - Marsufa resmi dipercaya memimpin MTsN 2 Tanete Bulukumba.

Marsufa dilantik sebagai Kepala MTsN 2 Tanete Bulukumba oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan Marsufa sebagai Kepala MTsN 2 Tanete Bulukumba dilakukan bersama 17 pejabat lainnya di lingkungan Kementerian Agama Sulawesi Selatan.

Bagi Marsufa, kembali ke MTsN 2 Tanete Bulukumba bukanlah hal baru. Madrasah tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di dunia pendidikan.

Marsufa lahir di Bulukumba pada 1972. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) dan telah mengabdikan diri di dunia pendidikan selama lebih dari dua dekade.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Dorong Wahidah Suaib Jadi PAW Ombudsman

Kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN) dimulai pada 2005. Saat itu, Marsufa diangkat sebagai PNS dan ditempatkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Tanete, Kabupaten Bulukumba.

Setelah sekitar lima tahun mengabdi di tanah kelahirannya, Marsufa kemudian mendapat tugas di MAN 2 Kota Makassar pada 2010.

Perjalanan kariernya berlanjut di dunia pendidikan anak usia dini. Setahun setelah berpindah ke Makassar, Marsufa mendapat kesempatan menjadi guru RA/BA.

Dedikasinya di bidang pendidikan kemudian mengantarkannya dipercaya memimpin RA tersebut pada 2015.

Di bawah kepemimpinannya, Marsufa mencatat sejumlah capaian. Salah satunya menginisiasi pelaksanaan wisuda akbar dengan melibatkan sekitar 50 RA dan diikuti lebih dari 700 santri.

Baca Juga: Karhutla Melanda Sejumlah Wilayah Sulsel, 10 Hektare Lahan Terbakar di Enrekang, Ini Langkah Pemprov

Kegiatan tersebut disebut menjadi salah satu wisuda RA dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah digelar di Kota Makassar.

Berbagai inovasi yang dilakukan Marsufa kemudian mendapat perhatian dari jajaran Kementerian Agama. Pada 2019, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah (Kamad) MIN 1 Makassar.

Kini, pengalaman panjang tersebut membawanya kembali ke Bulukumba. Marsufa dipercaya memimpin MTsN 2 Tanete Bulukumba untuk melanjutkan kepemimpinan Sabil yang memasuki masa purna bakti.

Pesan Penting Ali Yafid

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid meminta para pejabat yang baru dilantik tidak memandang jabatan sebatas posisi struktural.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Layani masyarakat dengan baik, layani masyarakat dengan penuh integritas, penuh kasih sayang, penuh cinta,” kata Ali Yafid dalam arahannya.

Ali menekankan integritas tidak hanya diuji ketika seorang pejabat berada dalam pengawasan pimpinan. Justru, kata dia, kualitas seorang pejabat terlihat dari konsistensinya menjalankan tugas ketika tidak ada yang mengawasi.

“Kalau kita punya komitmen, walaupun tidak ada yang melihat, kita tetap bekerja dengan baik,” ujarnya.

***