POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pengampu mata kuliah kitab kuning UIN Alauddin Makassar, Dr H Andi Muhammad Akmal, S.Ag., MHI menjadi pemakalah internasional di Dubai beberapa waktu lalu.

Andi Muhammad Akmal juga adalah ketua Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) di UIN Alauddin Makassar.

Makalah yang disampaikan Andi Muhammad Akmal di Dubai berjudul Daur al Lugah al Arabiyyah fiy Fahm al Nushuush al Syar’iyyah: Diraasah al Haalah fiy al Jaamiah Alauddin Makassar Indonesia ( Peran dan Kontribusi Bahasa Arab dalam Memahami Teks Syariah : Analisis Studi di UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Prof Nasaruddin Umar Dijadwalkan Buka Pelantikan dan Mukernas DPP IKAKAS di Kota Makassar

Ia mengatakan bahwa Alquran, hadis, dan kitab kuning adalah teks berbahasa arab adalah bagian sumber dalam memahami hukum syariah.

Ia mengatakan, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, secara umum belajar studi alquran, studi hadis, dan studi naskah kitab kuning (kitab klasik).

"Oleh karena itu, di sinilah urgensi bagi mahasiswa dalam mempelajari bahasa arab untuk mengkaji Alquran karena teksnya berbahasa arab, mengkaji hadis teksnya berbaha Arab, termasuk kitab kuning teks berbahasa Arab," ungkap Andi Muhammad Akmal kepada wartawan pojoksulsel, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga: Profil Prof Nasaruddin Umar, Ulama Asal Sulsel Ikut Pembekalan Calon Menteri Prabowo Subianto

Ia mengatakan, tidak cukup bagi mahasiswa belajar studi Alquran, hadis, dan naskah kitab kuning lewat mata kuliah.

Melainkan, mereka harus menerima kelas intensif yang terintegrasi antara penguatan bahasa dalam mengkaji Alquran, hadis, dan naskah kitab kuning.

Kelas intensif yang dimaksud Andi Muhammad Akmal adalah sekolah berasrama (boarding school). Minimal mahasiswa digembleng setahun dalam asrama.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini, 14 Daerah di Sulsel Berpotensi Hujan. Termasuk Makassar, Gowa, Maros

Jadi, kata dia, program boarding school akan memberikan materi penguatan bahasa (inggris dan arab), pengajian kitab kuning dan pembentukan karakter.

"Kebijakan kampus harus memberikan solusi, khususnya mahasiswa baru, dua semester di-boarding school-kan untuk mempermantap bahasa arab dan kajian kitab kuning," katanya.

Data diri Andi Muhammad Akmal

TTL: Watan Soppeng, 6 Juli 1976

Pendidikan

- TK dan SD di Watan Soppeng

- Madrasah I'dadiyah, MTs, MA dan S1 di Ponpees DDI Mangkoso, Barru (1988-2000).

Baca Juga: Pemprov Sulsel Seleksi Peserta Persiapan MTQ Korpri Nasional di Palangka Raya

- S2 UIN Alauddin ( 2000-2002) Konsentrasi Syariah Hukum Islam.

- PKU (Pendidikan Kader Ulama MUI Sulsel 2002)

- S3 UIN Alauddin konsentrasi Syariah Hukum Islam 2010-2013.

- Short Course ( Daurah Daiyah wal Mufti ) di Univ.Al Azhar Kairo Mesir 2019.

Baca Juga: Dosen UMI Beri Pelatihan Tingkatkan Literasi Bahasa Inggris di Kepulauan Selayar

Perjalanan karier

- Terangkat PNS PPN (Pegawai Pencatat Nikah) 2003-2005 di Kantor Depag Masamba Luwu Utara.

- 2005-2017 Kepala KUA di Kantor Kemenag Soppeng dan Dosen di STAI Algazali Soppeng.

- 2017-2021, Dosen di UIM Alagzali Makassar.

- 2017 - sekarang, dosen di FSH UIN Alauddin Makassar.

Prestasi

Pernah juara 1 lomba baca kitab kuning antar Kepala KUA se Sulsel tahun 2011.

Sehingga, diberi fasilitas oleh Kemenag RI sebagai petugas haji PPIH Arab Saudi.

Baca Juga: Kenalkan Tiga Pimpinan Baru DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir Kembali Jabat Ketua

Pengampu 10 mata kuliah di FSH UIN Alauddin Makassar:

1. Studi Naskah Kitab Dusturiy

2. Studi Naskah Kitab al Qadha'

3. Studi Naskah Kitab Falak

Baca Juga: Anwar Jaya Husain Pimpin Komisi III DPRD Jeneponto Tinjau Irigasi Waduk Karalloe

4. Studi Naskah Kitab Muqaaranatul Mazaahib

5. Studi Naskah Kitab Ushul Fiqh.

6. Hukum Islam Kontemporer

7. Pemikiran Hukum Islam Kontemporer

8. Qawaid Fiqhiyyah

9. Qawaid Ushuliyah

10. Hukum Perkawinan Islam

***