POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Yayasan Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (ICATT), Prof. H. Andi Aderus resmi melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) ICATT periode 2026-2029 di Hotel Vasaka Makassar, Kamis (14/5/2026).
Pelantikan DPP ICATT dirangkaikan dengan rapat kerja dan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga organisasi kepemudaan (OKP).
Ketua DPP ICATT, Mallingkai Ilyas mengatakan, agenda tersebut menjadi momentum awal untuk menggali sekaligus memperkuat potensi intelektual yang dimiliki para alumni Timur Tengah.
"Hari ini kan kami melakukan pelantikan dan rapat kerja sekaligus dirangkaikan dengan dialog interaktif dalam rangka menggali sejauh mana potensi-potensi yang ada di ICATT," kata Mallingkai Ilyas kepada wartawan usai pelantikan.
Ia mengaku bersyukur kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Ekosistem Belajar Digital di 7 Sekolah Flores, Jangkau 1.750 Siswa dan Guru
"Alhamdulillah hari ini cukup sukses karena dihadiri, kami porsinya 150 orang ini, dan saya lihat tadi sudah hadir semua dan melibatkan tokoh-tokoh lintas agama, pimpinan ormas, kemudian pimpinan OKP (organisasi kepemudaan)," katanya
Dalam kesempatan itu, Mallingkai Ilyas menegaskan ICATT akan mengambil peran sebagai gerakan intelektual yang aktif membangun narasi positif, khususnya di ruang digital.
Menurutnya, ICATT ingin menghadirkan pemahaman Islam yang moderat, sejuk, dan berkeadilan sesuai dengan prinsip rahmatan lil alamin.
"ICATT ini gerakan intelektual. Kami akan berupaya membangun narasi-narasi positif di ruang digital. Kami ingin menjelaskan bagaimana Islam rahmatan lil alamin, bagaimana Islam moderat," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyampaian pemahaman keislaman berdasarkan sumber-sumber ajaran yang otentik dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Bupati Maros Tekankan Pendidikan Karakter dan Bahaya Narkoba
"Kalau kita bicara Al-Qur’an pasti banyak penafsiran, tapi mana penafsiran yang pada umumnya dipakai. Begitu juga pemahaman fikih yang berkembang sesuai zamannya, dan kami akan menjelaskan itu dengan baik," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan ICATT Prof. Andi Aderus, mengatakan, dirinya sebagai mantan Ketua ICATT telah meletakkan pondasi-pondasi dasar, seperti sekretariat ICATT. Sehingga, transformasi akan dipimpin oleh Mallingkai Ilyas selaku Ketua DPP ICATT yang baru dilantik.
Andi Aderus mengaku. kiprahnya sebagai Ketua Yayasan ICATT akan lebih banyak mengarah pada pembangunan sekolah
"Kami di yayasan berpikir keras bagaimana caranya bisa agara organisasi bisa berjalan dengan baik, bukan hanya sekadar mengajukan proposal di pemerintah dan sebagainya," kata Andi Aderus.
Andi Aderus menjelaskan, Yayasan ICATT telah merintis ICATT Mart yang menjual kebutuhan bahan pokok. Saat ini, tengah menggodok Ma'had Aly.
"Ma'had Aly itu tentu materinya masalah-masalah kitab kuning dan lain sebagainya, mempersiapkan ulama-ulama, khsusunya di Sulawesi Selatan. Itu kita akan fokus di situ," katanya.
Karena itu, ia berharap kepada DPP ICATT agar semakin membawa kiprah positif di masyarakat, baik secara intelektual maupun masalah sosial. Sebab, ICATT selama ini sudah lama aktif bergerak bidang sosial kemasyarakatan. ***




