POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) mengawali langkah besar sebagai tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 dengan peluncuran resmi maskot dan logo ajang ilmiah bergengsi tersebut, Jumat (11/7/2025).
Acara yang digelar di Aula Arsyad Rasjid Lecturer, Kampus Unhas Tamalanrea itu menjadi titik awal pemanasan semangat juang sivitas akademika menyambut ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia di ajang PIMNAS.
Hadir dalam peluncuran, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof drg Muhammad Ruslin M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana PIMNAS ke-38.
Turut mendampingi, perwakilan Kemendikbudristek Prof apt I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., jajaran pimpinan kampus, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Baca Juga: Berpulangnya Dr Abdul Halik, Sosok Tenang di Balik 26 Tahun Pengabdian di UIN Alauddin
Dalam laporannya, Prof Ruslin menyebut peluncuran ini bukan sekadar seremoni, tapi simbol awal dari kerja besar yang sedang Unhas bangun.
"Yang paling ditunggu adalah kesempatan Unhas menjadi tuan rumah PIMNAS. Hari ini kita mulai langkah awal itu melalui peluncuran logo dan maskot resmi," kata Prof Ruslin dalam keterangan tertulis.
Prof Ruslin mengatakan peluncuran logo dan maskot PIMNAS menjadi simbol semangat Unhas yang membara untuk terus mengantar mahasiswa meraih prestasi terbaiknya.
Unhas telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Diskusi intensif terus dilakukan, dan pimpinan universitas telah menegaskan bahwa tidak ada kebijakan efisiensi dalam kegiatan kemahasiswaan.
Baca Juga: Innalillahi... Dosen FDK UIN Alauddin Dr Abdul Halik Meninggal, Akan Dimakamkan di Polewali Mandar
Sebaliknya, fokus yang dilakukan adalah bagaimana mengoptimalkan seluruh potensi dan kemampuan mahasiswa.
Tahun ini, Unhas menjadi perguruan tinggi dengan jumlah proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terbanyak sekaligus menerima pendanaan PKM terbesar secara nasional.
Ini menjadi bukti bahwa semangat dan kualitas mahasiswa Unhas sangat tinggi.
Prof. Ruslin berharap ini menjadi pertanda baik bahwa Unhas mampu mempertahankan prestasi juara dan Piala Adikarta.
Semangat ini bukan hanya dari pimpinan, tetapi juga mahasiswa Unhas yang mempunyai komitmen dan kapasitas yang luar biasa.
"Jumlah proposal yang berhasil diajukan dan didanai menjadi bukti nyata antusiasme dan kerja keras mereka," ujar Prof Ruslin.
Pada kesempatan yang sama, Prof. I Ketut Adnyana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan PIMNAS ke-38 di Unhas.
Ia menyampaikan apresiasi atas capaian Unhas dan menegaskan pentingnya riset dan inovasi dalam kemajuan bangsa.
Prof Adnyana menekankan bahwa, bangsa yang mengedepankan riset dan inovasi akan memiliki pondasi kuat untuk mencapai kemakmuran dan daya saing global.
Baca Juga: Pengangguran Lulusan PT di Maros Tembus 5.826 Orang, Pemkab Siapkan Perda Ketenagakerjaan
Patut disyukuri bahwa anggaran untuk kegiatan seperti ini tidak mengalami relaksasi.
Pemerintah tetap mendukung penuh pembelajaran dan kegiatan yang menjadi pondasi bagi kemajuan bangsa.
"Indonesia Emas 2045 sudah didepan mata, dan mahasiswa adalah garda terdepan. Saya yakin, dari ajang PIMNAS akan muncul ide-ide yang out of the box dan berdampak besar,” jelas Prof Adnyana.
Menutup sambutannya, Prof Adnyana menyampaikan terima kasih kepada Rektor Unhas beserta seluruh jajaran, khususnya Ketua Panitia, atas kerja keras dan keseriusannya dalam mempersiapkan kegiatan ini.
Dirinya berharap, PIMNAS ke-38 di Unhas dapat berjalan dengan baik dan menjadi salah satu pelaksanaan terbaik sepanjang sejarah PIMNAS.
Dengan peluncuran maskot dan logo resmi ini, Unhas menandai awal dari komitmen kuat dalam menghadirkan ajang ilmiah bergengsi yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pengembangan ide, inovasi, dan kolaborasi antar mahasiswa dari seluruh Indonesia.
***




