POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Republik Indonesia Makassar, Muhammad Aswad, mendorong kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi navigasi dan lokomotif perubahan bangsa dan dunia.
Hal itu disampaikan Muhammad Aswad berkaitan menyikapi tantangan besar serta perubahan yang sangat cepat dibelahan dunia.
“Dunia telah berubah dengan cepat, tantangan zaman yang terus bergerak, PMII harus didorong tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang paling inovatif, kepemimpinan yang mumpuni, selain itu, para kader harus segera menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," jelas Muhammad Aswad di Aula BDK Makassar, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga: Terbaru Akuntansi Syariah, 33 Persen Prodi IAIN Parepare Akreditasi Unggul, ini Daftarnya
Penegasan itu disampaikan di acara Pelatihan bertajuk Followship Future Leadership, Program Kepemimpinan yang digagas PB IKAPMII di kampus negeri yang dimulai di Kota Makassar yang akan menyasar 1.000 pemuda di 24 Kampus di Indonesia.
Acara ini sendiri dihadiri deretan narasumber lainnya, yaitu Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, Eks Komisaris PT Sang Hyang Sri Mulyadi Prayitno, Dekan Fakultas Teknik UMI Muhtar Tahir Syarkawi.
Kemudian Direktur Devlopment Center Universitas Negeri Makassar Muhammad Daud, Kepala Pusat Penelitian Opini Publik Universitas Hasanuddin Iqbal Latief.
Baca Juga: Pansel Sekda Polman Rampungkan Seleksi, Tiga Nama Terbaik Sudah di Meja Bupati, Siapa Terkuat?
Ada juga Tokoh Pegerakan Sulsel Haeruddin Nurman, anggota DPRD Sulsel Sultan Tajang, Tim Beasiswa Keagamaan-Afirmasi Kemenag RI Amiruddin Kuba.
Aswad juga mengapresiasi, PMII terus konsisten menebarkan toleransi dan kesejukan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam menyuarakan kepedulian dan keadilan terhadap sesama.
Serta bersifat kritis demi perbaikan bangsa serta merawat optimisme generasi muda, ini menunjukkan PMII memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Kucur Bantuan Keuangan Rp10,5 M di Maros, Tiga Program Jadi Prioritas
"Kita menaruh harapan besar kepada anak-anak muda untuk menjadi pemimpin, mereka yang memiliki basis pengetahuan dan ideologi yang kuat dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat," jelasnya lagi.
Tak ketinggalan, Ia menekankan pentingnya kehadiran kader PMII di panggung nasional dan dunia.
Ia berharap lebih banyak kader PMII yang tampil sebagai tokoh nasional dan internasional.
Intuk itu, ia mendorong kader PMII untuk memahami isu-isu geopolitik dan memperkuat jejaring nasional dan global.
***




