POJOKSULSEL, JAKARTA - JEC Eye Hospitals and Clinics kembali menorehkan prestasi di industri kesehatan nasional dengan meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata.
Penghargaan Top Brand Award 2026 menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang telah dikembangkan JEC Eye Hospitals and Clinics selama lebih dari empat dekade.
Penghargaan Top Brand Award 2026 diraih di tengah momentum penting setelah JEC Eye Hospitals and Clinics resmi menjadi perusahaan terbuka melalui PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX.
Status baru ini dinilai semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan mata yang transparan, inovatif, dan berstandar internasional.
Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas popularitas merek, tetapi juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang dibangun secara konsisten.
Baca Juga: Samsat Maros Razia Pajak Kendaraan, 11 Ribu Unit Masih Menunggak
"Di layanan kesehatan, dikenal saja tidak cukup. Kepercayaan harus dibangun melalui layanan yang aman, tepat, dan berkualitas. Itulah yang terus kami jaga selama 42 tahun," ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan pasien lahir dari berbagai aspek, mulai dari kompetensi tenaga medis, ketepatan diagnosis, pemanfaatan teknologi, hingga komunikasi yang mampu memberikan rasa aman kepada pasien dalam setiap pengambilan keputusan medis.
"Pasien datang bukan hanya untuk berobat, tetapi juga mencari keyakinan bahwa layanan yang diterimanya memang yang terbaik sesuai kebutuhannya," katanya.
Baca Juga: Komisi I DPRD Pangkep Kunker ke KONI Maros, Bahas Pengelolaan Dana Hibah
Selama 42 tahun beroperasi, JEC telah menangani lebih dari 250 ribu operasi katarak dan lebih dari 150 ribu tindakan koreksi kelainan refraksi melalui prosedur LASIK maupun SMILE.
Tak hanya itu, JEC juga menyediakan layanan subspesialis yang mencakup penanganan retina, glaukoma, trauma mata, okuloplasti, mata anak, kontrol miopia, dry eye, neuro-oftalmologi, hingga gangguan tiroid pada mata.
Saat ini JEC memiliki 16 rumah sakit dan klinik utama mata yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, di antaranya Jakarta, Depok, Bekasi, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Pasuruan, Bali, Makassar, dan Kendari.
Baca Juga: 1.052 Mitra Grab Ikuti Pelatihan Keselamatan Berkendara, Makassar Jadi Salah Satu Lokasi
Perluasan layanan juga didukung integrasi teknologi digital melalui layanan EyeCheck untuk skrining gangguan penglihatan serta platform @Cloud yang menunjang konsultasi dan telemedicine.
Di tingkat internasional, JEC menjadi satu-satunya institusi dari Indonesia yang memiliki perwakilan sebagai Council Member World Association of Eye Hospitals (WAEH) sekaligus menjadi co-founder ASEAN Association of Eye Hospitals (AAEH).
Selain pelayanan medis, JEC aktif mengembangkan edukasi kesehatan mata, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, kolaborasi ilmiah, hingga program sosial seperti Bakti Katarak JEC yang membantu masyarakat mendapatkan akses operasi katarak.
Prestasi Top Brand Award 2026 melengkapi deretan capaian JEC sebelumnya, termasuk keberhasilan mempertahankan akreditasi Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut untuk JEC @ Kedoya.
Ke depan, JEC berencana memperluas jangkauan layanan dengan membangun fasilitas kesehatan mata di Kawasan Ekonomi Khusus Sanur, Bali, serta membuka dua cabang baru, yakni JEC @ Tangerang dan JEC JAVA @ Kediri.
Prof. Tjahjono menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi JEC untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: KI Sulsel Gandeng BPN Perkuat Keterbukaan Informasi Pertanahan
"Top Brand Award 2026 menjadi pengingat bahwa kepercayaan harus terus dirawat. Karena itu kami akan terus memperkuat layanan, inovasi, edukasi, dan akses agar semakin banyak masyarakat memperoleh layanan kesehatan mata yang aman dan tepercaya," tutupnya. ***




