POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua STAIN Majene Prof Wasilah Sahabuddin menyambut gembira dukungan Menag RI Prof Nasaruddin Umar untuk alih status ke UIN.
Prof Wasilah Sahabuddin mengatakan, civitas akademika STAIN Majene mempersiapkan dokumen untuk segera bertransformasi ke UIN.
"Menyiapkan dokumen terkait untuk segera bertransformasi (STAIN Majene ke UIN)" kata Prof Wasilah Sahabuddin kepada pojoksulsel, Selasa (3/12/2024).
Baca Juga: Selamat! Nama-nama Lulusan Terbaik UIN Alauddin Makassar Wisuda ke 108 tahun 2024
Selain itu, Guru besar UIN Alauddin Makassar itu mengatakan, jika ada dua dosen STAIN Mejene, yang sedang mengajukan kenaikan jabatan sebagai guru besar.
Masing-masing satu dosen melakukan pengajuan kenaikan jabatan di Kementerian Agama RI.
Sementara satu dosen lainnya mengajukan kenaikan jabatan guru besar di Kemendikbud.
Baca Juga: TSM-MO Deklarasikan Kemenangan Usai Unggul pada 4 Kecamatan Pilkada Parepare 2024
"Ada 2 orang yang saat ini sedang mengajukan GB, satu di Kementrian Agama dan satu lagi Kemendikbud," kata Prof Wasilah Sahabuddin.
Diketahui, STAIN Majene saat ini telah memiliki tiga guru besar, yaitu Prof Nafis Djuaeni, Prof Anwar Sewang, dan Prof Muhammad Mawardi Djalaludin.
Sebelumnya, Langkah STAIN Majene bertransformasi menjadi UIN mendapat respons dari Menag Proh Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar mendukung STAIN Majene untuk bertransformasi menjadi UIN.
Nasaruddin Umar menilai, langkah STAIN Majene untuk bertransformasi menjadi UIN agar Sulawesi Barat memiliki PTKIN setingkat universitas.
"Saya rasa sudah saatnya STAIN Majene untuk bertransformasi jadi UIN," kata Nasaruddin Umar saat membawakan kuliah umum di STAIN Majene, Sabtu (30/11/2024) dilansir laman Kemenag RI.
Ia melihat, Provinsi Sulawesi Barat baru memiliki satu PTKIN, yaitu STAIN Majene.
Karena itu, Menag Nasaruddin meminta kepada para jajaran pimpinan STAIN Majene untuk berupaya agar STAIN Majene mampu memenuhi syarat untuk menjadi UIN.
Baca Juga: Catatan Rusman Madjulekka untuk Almarhum Arqam Azikin: Salam Terakhir
“Saya mendukung agar segera terealisasi,” ungkap Menag.
Ia pun meminta, sebagai satu-satunya PTKIN di Sulbar, STAIN Majene mampu menciptakan pemikir-pemikir luar biasa.
Ia berharap para mahasiswa mampu berpikir berbeda sehingga tidak menjadi lulusan yang biasa saja.
***




