POJOKSULSEL, MAKASSAR - Guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali bertambah. Kali Ini, ada empat guru besar Unhas yang dikukuhkan, pada Rabu (13/12/2023).

Pengukuhan empat guru besar Unhas berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar. Mereka adalah:

Prof. Dr. Ir. Abd. Rasyid J., M.Si, Guru Besar Bidang Ilmu Oseanografi Fisika, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, yang dikukuhkan sebagai guru besar ke- 494.

Prof. Dr. Nurtiti Sunusi, S.Si., M.Si, Guru Besar Bidang Ilmu Proses Stokastik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unhas, yang dikukuhkan sebagai guru besar ke- 496.

Baca Juga: Tampil Tanpa Beban Hadapi Sabah FC, PSM Makassar Usung Misi Revans

Prof. Dr. Ir. Bidayatul Arminah, M.T, Guru Besar Bidang Ilmu Biomaterial, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unhas, yang dikukuhkan sebagai guru besar ke- 497.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa memimpin pengukuhan empat Guru Besar. Ia didampingi Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, dan Dewan Profesor.

Prof Jamaluddin Jompa mengingatkan bahwa pengukuhan guru besar menjadi cerminan dari dedikasi, keunggulan akademis, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Keberhasilan ini juga menjadi bagian integral dari visi dan misi universitas kami untuk menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat yang berkeadilan,” jelas Prof Jamalauddin Jompa.

Baca Juga: Sabah FC vs PSM Makassar, Rasyid Sebut Saddil Ramdhani Salah Satu Ancaman

Prof. Dr. Ir. Abd. Rasyid J., M.Si menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul “Perairan Kepulauan Spermonde: Peran Faktor Oseanografi Fisika dalam Distribusi Ikan Pelagis Kecil”.

Sementara itu, Prof. Dr. Jeanny Maria Fatimah, M.Si menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul “Komunikasi Antar Etnik Tionghoa dan Etnik Bugis-Makassar dalam Hubungannya dengan Integrasi Bangsa Pasca Orde Baru”.

Dalam kenyataan sehari-hari, dapat dilihat bahwa Etnik Tionghoa di Indonesia telah bergaul secara luas dan intensif dengan Masyarakat Indonesia melalui proses komunikasi.

Baca Juga: Behind The Scene 17th Makassar Koi Show 2023: Pecahkan Rekor Fish Entry, Mr Cang Dicelup

Adapun Prof. Dr. Nurtiti Sunusi, S.Si., M.Si menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul "Mengurai Kompleksitas Fenomena Alam Melalui Perspektif Stochastic Point Processes”.

Prof. Nurtiti menjelaskan bahwa Fenomena alam merupakan suatu karya seni yang komoleks, menggelitik rasa ingin tahu, danpenuh misteri.

Prof. Dr. Ir. Bidayatul Armynah, M.T, menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Multi Fungsi Biomaterial: Menjawab Berbagai Permasalahan Global Pada Bidang Lingkungan dan Energi”.

Biomaterial adalah suatu jenis material yang terbuat dari sumber daya alam atau bahan-bahan organik. Dalam hal pengurangan pencemaran plastik, biomaterial dapat digunakan untuk menggantikan plastik konvensional dengan bahan yang dapat terurai secara alami dan ramah lingkungan. ***