POJOKSULSEL, MAKASSAR - Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menyalurkan bantuan pangan untuk periode Juli, Agustus, dan September.

Penyaluran bantuan pangan Bulog Sulselbar diluncurkan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kelurahan Untia, Makassar, Kamis (13/8/2026).

Kepala Perum BULOG Kanwil Sulselbar Fahrurozi mengatakan, penyaluran bantuan pangan untuk Sulsel mencakup beberapa tahap dengan total alokasi mencapai 28.400 ton.

Untuk alokasi Februari-Maret, penyaluran bantuan pangan telah mencapai 100 persen.

Sedangkan bantuan pangan tahap kedua untuk alokasi Juli, Agustus, dan September mulai diluncurkan pada Kamis (13/8/2026). Penyaluran akan dilakukan hingga September mendatang.

Baca Juga: 9 ASN Kemenag Sulbar Dilantik Jadi Pejabat Fungsional, Ini Daftarnya

“Bantuan pangan yang sudah 100 persen itu untuk alokasi Februari-Maret. Yang untuk alokasi tahap dua ini, yang Juli, Agustus, September, baru di-launching hari ini. Rencananya akan kami salurkan sampai bulan September,” ungkap Fahrurozi.

Ia menjelaskan, total 28.400 ton tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan. Setiap bulannya, bantuan yang disalurkan mencapai 9.480 ton.

Jumlah tersebut diperuntukkan bagi 948.000 penerima bantuan pangan di Sulawesi Selatan.

“28.400 ton itu untuk alokasi tiga bulan. Jadi per bulannya itu 9.480 ton per bulan untuk 948.000 penerima bantuan manfaat,” paparnya.

“Ini khusus Sulsel saja,” tegas Fahrurozi.

Baca Juga: Wamen Mugiyanto Perkenalkan Dua Penggerak HAM di Makassar, Ada Jebolan Hukum UIN Alauddin

Sementara itu, Andi Sudirman mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan setelah pihaknya menunggu arahan pemerintah pusat. Pemanfaatan KDMP sebagai lokasi penyaluran juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi koperasi tersebut.

“Prinsipnya kita menunggu arahan dan memulai supaya ada kegiatan-kegiatan yang memanfaatkan tempat ini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Menurutnya, berbagai program subsidi pemerintah dapat disalurkan melalui KDMP, termasuk bantuan yang melibatkan Bulog.

“Sehingga pembagian-pembagian subsidi yang sifatnya dari pemerintah kita sudah masukkan. Dan Bulog juga memanfaatkan tempat,” sambungnya. ***