POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah memacu perbaikan tujuh ruas jalan strategis yang menghubungkan kabupaten dan kota di Luwu Raya.
Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan, paket VI perbaikan jalan saat ini masih dalam tahap pembukaan dokumen lelang. Termasuk di wilayah Luwu Raya "Insyaallah dipercepat, mudah-mudahan bisa dikerjakan akhir Februari,” kata Andi Ihsan.
Ruas yang bakal diperbaiki Pemprov Sulsel di wilayah Luwu Raya meliputi:
Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Bua (3 km)
Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu (25,96 km),
Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo (17,43 km)
Baca Juga: Kejar Transparansi Anggaran 2026, Bawaslu Sulsel Akselerasi Pengumuman SIRUP
Batas Kabupaten Luwu–Latuppa (5,17 km).
Tiga ruas lainnya berada di Kota Palopo, yakni Jalan Samiun (0,25 km), Jalan Opu Tosappaile (1,35 km), dan Jalan Pong Simpin (4,82 km).
Selain itu, Pemprov Sulsel juga menyiapkan proyek akses ekstrem menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, yang saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda empat hingga Dusun Paladoan, selebihnya harus menggunakan roda dua.
Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan Rp48 miliar, sementara Pemprov Sulsel menambah Rp20 miliar untuk proyek ini.
Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan, proyek ini adalah bukti perhatian Pemprov terhadap pembangunan dan konektivitas di Luwu Raya.
“Paket-paket infrastruktur ini menunjukkan atensi serius Pemprov Sulsel untuk memajukan wilayah Luwu Raya,” ujarnya.
Dengan percepatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi logistik lebih efisien, dan potensi ekonomi lokal bisa terdongkrak. ***




