POJOKSULSEL, MAKASSAR - BKD Sulsel menyampaikan tiga hal untuk memenuhi syarat pendaftaran PPPK 2024. Non ASN pendaftar PPPK Pemprov Sulsel mesti baca baik-baik.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKD Sulsel, Yessi Yoanna Ariestiani mengatakan, ada tiga aspek yang harus dipenuhi pada syarat pendaftaran PPPK 2024, yaitu lengkap, benar, dan jelas.

Yessi Yoanna Ariestiani mengatakan, berkas pendaftaran PPPK 2024 yang dimaksud lengkap yakni berkas yang disiapkan sesuai dengan permintaan.

Baca Juga: Ditjen Kebudayaan RI dan Jaringan Gusdurian Laksanakan Diskusi Publik Bahas Isu Lingkungan

"Lengkap itu berarti misalnya diminta 10. Ya 10," kata Yessi Yoanna Ariestiani.

Kemudian, aspek benar adalah kesesuaian berkas dengan yang dipersyaratkan.

"Benar itu bahwa sesuai dengan yang dipersyaratkan. 10 itu harus sesuai," kata dia.

Baca Juga: Kejati Sulsel Tetapkan Dua Tersangka Proyek Pipa Air Limbah Makassar

Ia mengatakan, meskipun lengkap tapi tidak benar maka itu berpotensi tidak memenuhi syarat.

"Misalnya, surat pernyataan ditandatangani selain kepala OPD, berarti kan tidak benar," lata dia.

Kiat ketiga, lanjut Yessi Yoanna Ariestiani, berkas seperti ijazah bisa dibaca untuk kebutuhan validasi.

Baca Juga: 1.307 Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Ikut Seleksi Wawancara KIP Kuliah

"Misalnya upload ijazah yang kabur, atau blur, atau KTP yang mungkin sudah kena air, diupload, tidak terbaca, itu berpotensi tidak memenuhi syarat," katanya.

"Walau pun lengkap, benar, tapi kita nda bisa baca, jadi kita nda bisa validasi, gitu," tambah Yessi Yoanna Ariestiani

Ia mengatakan, tiga aspek tersebut harus dipenuhi. Sebab, berkas pelamar yang sudah ter-submit, tidak bisa lagi diperbaiki.

Sebab, sistem yang digunakan adalah hanya boleh satu kali buat akun dalam satu kali seleksi.

Kedua, para pelamar hanya boleh satu kali mendorong pendaftaran.

Baca Juga: Kronologi Penumpang Kapal Feri Lompat di Perairan Mamuju. Sempat Minta Telepon Anak

"Jadi kalaubdia sudah submit. Ternyata ada yang tidak memenuhi syarat dll, statusnya nda boleh kita turunkan untuk mereka perbaiki," katanya.

"Maka apalah yang terjadi kalau mereka sudah submit itulah yang harus diambil oleh validator nanti. Nda boleh salah-salah," ungkap Yessi Yoanna Ariestiani.

***