POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 157 program studi (prodi) dari 250 prodi Universitas Hasanuddin (Unhas) atau sekitar 63 persen telah mengantongi akreditasi unggul.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas, Prof. Rini Rachmawaty mengatakan, bertambahnya jumlah prodi akreditasi unggul memiliki arti strategis bagi Unhas.

Rini Rachmawaty menjelaskan, prodi akreditasi unggul berdampak signifikan terhadap peringkat unggul Unhas pada akreditasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Proporsi 63 persen prodi akreditasi unggul Unhas telah melewati ambang minimal 50 persen yang menjadi salah satu syarat perguruan tinggi untuk memperoleh peringkat Unggul dalam akreditasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan BAN-PT Nomor 35 Tahun 2025 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi, Lampiran 3a.

Baca Juga: Nasaruddin Umar Tegaskan Sikap di Tengah Dukungan Maju Ketum PBNU

"Capaian ini penting bukan semata sebagai prestasi, tetapi karena proporsi program studi berperingkat Unggul merupakan syarat perlu bagi Unhas untuk meraih peringkat Unggul pada akreditasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH)" kata Rini Rachmawaty dikutip rilis Humas Unhas.

Meski telah melewati ambang 50 persen, Unhas tidak berhenti pada capaian tersebut.

LPMPP masih mendorong prodi lain yang berpotensi meraih predikat Unggul melalui percepatan reakreditasi dan pendampingan intensif.

Langkah itu diarahkan agar kualitas akademik tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga semakin merata di seluruh fakultas.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unhas dengan prinsip Continuous Quality Improvement atau peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Baca Juga: Mantan Dirjen Bimas Islam Kemenag Jadi Ketua Dewan Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Ini Profilnya

Penguatan mutu Unhas juga tidak berhenti pada level nasional. Saat ini, 79 program studi Unhas telah mengantongi akreditasi internasional.

Capaian tersebut diraih melalui pemenuhan standar lembaga akreditasi internasional, dengan pendampingan LPMPP sejak tahap persiapan, pelaksanaan hingga pascaakreditasi.

"Hal ini menegaskan bahwa mutu akademik Unhas diakui tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat global," kata Rini Rachmawaty.

Tiga Prodi Fakultas Teknik Unhas dapat akreditasi

Terbaru, tiga prodi di Fakultas Teknik berhasil meraih akreditasi terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik).

Tiga prodi tersebut yakni Magister Teknik Industri dan Sarjana Geologi kantongi akreditasi unggul. Sementara Prodi Sarjana Teknik Metalurgi dan Material, memperoleh akreditasi untuk pertama kalinya sebagai program studi baru.

Hasil akreditasi tersebut berlaku mulai 21 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2029.

Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Muhammad Isran Ramli, menyebut predikat unggul menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan keteknikan Unhas mampu memenuhi standar yang ditetapkan lembaga akreditasi.

“Predikat unggul bukan tujuan akhir, tetapi penanda bahwa kita berada pada jalur yang tepat dan memiliki kapasitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan keteknikan, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta menjawab kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi,” ujar Muhammad Isran Ramli.

Baca Juga: Pemkab Maros Suplai 16 Tangki Air Bersih Per Hari, Tiga Kecamatan Jadi Zona Terparah Kekeringan

Menurut dia, capaian tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Fakultas Teknik untuk mempertahankan standar mutu yang telah diraih. Pengembangan pendidikan juga akan terus dilakukan mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. ***