POJOKSULSEL, MAKASSAR - Seleksi awal Program Beasiswa Sekolah Penerbang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) resmi bergulir dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Sebanyak 192 pelajar tercatat ambil bagian dalam tahapan seleksi beasiswa sekolah penerbang yang digelar untuk menjaring calon penerbang muda asal Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, hanya 20 peserta terbaik yang akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa pendidikan penerbangan.

Program beasiswa sekolah penerbang menjadi salah satu langkah Pemprov Sulsel dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi udara sekaligus membuka akses pendidikan vokasi bagi generasi muda daerah.

Baca Juga: UIN Palopo Lantik 8 ASN Jabatan Fungsional, Ini Daftar Lengkapnya!

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel, M. Ishaq Iskandar, mengatakan seleksi dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar memenuhi kualifikasi.

Tahap pertama meliputi seleksi administrasi dan wawancara awal oleh panitia Pemprov Sulsel. Selanjutnya peserta mengikuti Test Potensi Akademik (TPA), psikotes, wawancara bersama Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan panitia, serta tes kesamaptaan.

Pada tahap akhir, peserta akan menjalani tes kesehatan penerbangan (hatpen) dan tes bakat terbang (TBT) sebelum diumumkan 20 peserta terbaik penerima beasiswa.

Baca Juga: LAZ se-Sulsel Siap Kolaborasi Kemenag di Momentum Hari Asyura 1448 H, Ini Kegiatannya

“Menjadi pilot bukan hanya soal kecerdasan dan kondisi fisik, tetapi juga menyangkut karakter, kedisiplinan, serta integritas yang kuat,” ujar Ishaq Iskandar.

Ia menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu mendukung konektivitas dan kemajuan sektor transportasi udara di Sulawesi Selatan.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal pelaksanaan seleksi. Para peserta datang dengan berbagai latar belakang dan motivasi, namun memiliki tujuan yang sama, yakni menjadi bagian dari dunia penerbangan.

Baca Juga: Muhammad Haderawi Gantikan Usman Senong, Ini Prioritas Kemenag Palopo ke Depan

Salah satu peserta, Muh Revanza, mengaku mengikuti program ini sebagai kesempatan untuk mewujudkan cita-cita menjadi pilot yang telah ia impikan sejak kecil.

“Ini kesempatan besar bagi saya untuk bisa masuk dunia penerbangan dan mengabdi,” katanya.

Peserta lainnya, Zahratun Aini, menyebut program ini membuka peluang bagi pelajar daerah untuk mengakses pendidikan penerbangan yang selama ini sulit dijangkau.

Sementara itu, Andi Azizah Muzayyanah, menilai program ini menjadi motivasi besar bagi generasi muda Sulsel untuk berani bersaing di dunia aviasi. ***