POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenag Sulsel) mematangkan persiapan ujian madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026.
Rapat koordinasi persiapan ujian madrasah Kemenag Sulsel digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (23/2/2026).
Rapat dipimpin Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Wahyuddin Hakim.
Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, yang memberikan arahan langsung.
Peserta rapat berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. Mulai dari Kasi Penmad, kepala madrasah MI, MTs, MA negeri dan swasta, hingga operator madrasah.
Baca Juga: Sofyan Jukni: Aktivitas Ramadan di MAN 1 Makassar Jadi Laboratorium Empati
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid menegaskan kesiapan harus maksimal, agar dalam pelaksanaan ujian tidak ada masalah
"Pastikan 83.000 anak kita bisa mengikuti ujian dengan baik, tanpa celah dan tanpa kendala," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dan kepatuhan pada regulasi.
Menurutnya, integritas kepala madrasah dan guru harus dijaga. Kesehatan serta mental siswa juga menjadi perhatian.
Sementara itu, Kabid Penmad melaporkan persiapan teknis sudah berjalan.
Baca Juga: Buka Puasa di Rujab, Kapolres Gowa Mendadak Tes Urine 150 Perwira Polri
Penyusunan soal dilakukan mandiri oleh masing-masing madrasah.
Soal wajib divalidasi. Data penerima ijazah juga harus akurat. Sarana dan prasarana dipastikan siap.
“Kita jaga nama baik Sulawesi Selatan. Ujian harus tertib. Berkualitas. Sesuai aturan,” ujarnya.
Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan, Abd Rahman, menegaskan tidak boleh ada pungutan.
Setiap madrasah diminta membentuk panitia ujian. Pendataan peserta harus akurat.
Baca Juga: Refleksi Makna Ramadhan bagi Politisi dan Rakyat dalam Perspektif Teori Komunikasi
“Jangan ikutkan siswa jika tidak terdata di aplikasi. Operator wajib memastikan data valid,” tegasnya.
Rapat dilanjutkan diskusi aktif. Peserta menyampaikan masukan terkait teknis soal, pengawasan, hingga pelaporan hasil ujian. ***



