POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 259 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel) mengikuti Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) 2026.

Pelaksanaan ProASN bagi ASN Kemenag Sulsel digelar di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Kamis (1/10/2026).

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) H. Aminuddin turut mengikuti proses profiling bersama sekitar 200 lebih ASN lainnya yang terbagi dalam dua sesi.

Menurut Aminuddin, hasil profiling nantinya memberikan gambaran objektif mengenai kapasitas masing-masing ASN.

"Apa pun hasilnya, data ini valid untuk mengukur kemampuan ASN kita," kata Aminuddin usai mengikuti tes.

Baca Juga: Markaz Huffadz Berdiri di Unismuh, Gubernur Andi Sudirman Bicara Masa Depan Hafiz Sulawesi Selatan

Ia menilai, pemetaan tersebut memiliki kaitan langsung dengan pelaksanaan tugas ASN sehari-hari.

Kebiasaan kerja yang profesional, kata dia, pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas kinerja aparatur.

Sementara itu, Ketua Tim SDM Kanwil Kemenag Sulsel Andi Saefullah atau Andis mengatakan ProASN merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Kementerian Agama.

"Pelaksanaan profiling ini diselenggarakan oleh BKN dalam rangka mendukung penerapan manajemen talenta di instansi pemerintah," ujarnya.

Menurut Andis, Kemenag Sulsel terus berkoordinasi dengan BKN agar program profiling dapat menjangkau lebih banyak ASN di lingkungan Kementerian Agama.

Baca Juga: Daftar 12 Dosen UIN Alauddin Makassar Lolos Tes Kompetensi Calon Asesor LAMGAMA, Ada 4 Guru Besar

Pada 2026, sebanyak 259 ASN Kemenag Sulsel mengikuti ProASN.

Pesertanya berasal dari berbagai jenjang, mulai pejabat manajerial, pejabat fungsional, hingga pelaksana.

Profiling tersebut menjadi instrumen untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN.

Hasilnya akan terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SiASN).

Data hasil pemetaan selanjutnya dapat digunakan untuk mengukur kompetensi, potensi, serta preferensi karier pegawai.
Informasi itu menjadi salah satu dasar dalam pembinaan dan pengembangan karier ASN.

Program ProASN sendiri merupakan agenda nasional BKN yang diluncurkan pada 6 November 2025.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta nasional, termasuk dalam proses penempatan dan pengembangan ASN di berbagai instansi pemerintah.

***