POJOKSULSEL, GOWA - Sebanyal 150 perwira Polres Gowa mengikuti tes urine mendadak di sela acara buka puasa di rumah jabatan Kapolres Gowa, Jalan Syamsudin Tunru, Kecamatan Sombaopu, Selasa (24/2/2026).

Seluruh perwira menengah, perwira pertama, pejabat utama, Kapolsek hingga Kanit yang hadir buka puasa di Rujab Kapolres Gowa, ikut tes urine.

Tanpa pemberitahuan, Kapolres Gowa Muhammad Aldy Sulaeman langsung mengumumkan tes urine. Semua wajib ikut. Termasuk dirinya dan Wakapolres.

Tes urine dilakukan terbuka. Disaksikan bersama. Untuk menjamin transparansi.

Aldy Sulaeman menegaskan, langkah itu bentuk komitmen menjaga marwah institusi.

Baca Juga: Kementerian Agama Siapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik, Ini Sejumlah Layanan Kemenag Selama Ramadan

“Buka puasa ini untuk solidaritas. Tapi kami juga ingin memastikan pemberantasan narkoba bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Ia menyebut, pemeriksaan merupakan instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan Kapolda Sulawesi Selatan.

Tujuannya jelas. Mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di internal.

Total sekitar 150 personel diperiksa. Tes dilakukan mendadak agar hasilnya objektif.

“Hasilnya kita saksikan bersama. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Semuanya negatif,” ujarnya.

Baca Juga: Refleksi Makna Ramadhan bagi Politisi dan Rakyat dalam Perspektif Teori Komunikasi

Meski begitu, ia mengingatkan komitmen tidak berhenti sampai di sini.

Jika ada anggota terbukti terlibat narkoba, sanksi tegas menanti.

Polres Gowa menegaskan institusi harus bersih. ***