POJOKSULSEL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan komitmennya membuka akses jalan menuju wilayah pegunungan di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut, proyek jalan menuju Seko akan mulai dikerjakan pada 2026 dengan anggaran awal sebesar Rp68 miliar. Pendanaan itu dilakukan melalui skema pembiayaan bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
“Insya Allah 2026 kita patungan dengan pusat untuk jalan Seko sebesar Rp68 miliar. Tahap berikutnya dilanjutkan 2027 sampai benar-benar tembus,” ujar Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga: Film TUNGKE – Badik Tak Bertuan Siap Diproduksi, Pangdam Hasanuddin Beri Lampu Hijau
Ia menegaskan, pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus. Kondisi geografis Seko yang berada di wilayah pegunungan membuat perencanaan harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap.
Menurutnya, akses jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jalur penghubung kehidupan warga.
Selama ini, masyarakat Seko menghadapi keterbatasan akses logistik, layanan dasar, hingga pergerakan ekonomi.
Baca Juga: Maros Jadi Rujukan Tata Kelola Pasar, DPRK Yapen Papua Turun Langsung Belajar
“Ini memang butuh proses. Tapi niatnya jelas, untuk membantu warga agar terkoneksi, memperlancar distribusi, dan mendorong ekonomi lokal,” katanya.
Andi Sudirman juga mengingatkan agar pembangunan jalan tidak disalahgunakan.
Ia menekankan, akses tersebut bukan untuk kepentingan ilegal, terutama penebangan hutan.
“Kita jaga bersama. Ini bukan jalan untuk illegal logging, tapi jalan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Sulsel berharap, jika akses jalan mulai terbuka, wilayah Seko tidak lagi terisolasi dan potensi ekonomi masyarakat pegunungan Luwu Utara bisa berkembang lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan. ***




