POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Prodi Hukum Tata Negara (HTN) UIN Alauddin Makassar, Dr H Andi Muhammad Akmal berbagi tips atasi Overthinking dan Anxiety dalam Islam.

Hal itu disampaikan Ketua Prodi HTN UIN Alauddin Andi Muhammad Akmal saat menjadi pembicara Kajian Islami Remaha du Aula MAN 3 PK Daya, Kota Makassar, Sabtu (15/3/2025).

Ketua Prodi HTN UIN Alauddin Makassar tersebut mengawali pemaparannya dengan menjelaskan arti overthinking dan anxiety.

Baca Juga: Inilah 2 Alumni Pesantren Modern Aljunaidiyah Biru Bone Raih Juara di MTQM Unhas 2025

Andi Muhammad Akmal mengatakan,
overthinking terdiri dari kata yaitu over dan thinking.

Over memiliki arti terlalu, berlebih. Sedangkan thinking bermakna pikiran atau pemikiran.

Ia menjelaskan, dari kedua kata tersebut, overthinking adalah terlalu banyaknya memproses beragam pikiran yang ada secara berlebihan.

Baca Juga: 6.387 Jemaah Haji Sulsel sudah Lunasi Bipih pada Tahap I, Ikbal Ismail: Sudah Terisi 88 Persen

Sementara itu, lanjut Andi Muhammad Akmal, Anxiety adalah  gangguan dan  kecemasan.

Ia menjelaskan overthinking dan anxiety dalam perspektif Islam, yaitu perasaan cemas, khawatir, takut, dan gelisah, yang mengarah kepada pikiran berburuk sangka.

"Pada saat itu, orang akan berpikir kemungkinan buruk yang bakal dihadapi sehingga menimbulkan perasaan berburuk sangka kepada siapa pun dan apapun," kata Andi Muhammad Akmal.

Baca Juga: HUT ke 5 Prodi Rekayasa Kehutanan Unhas, Prof Halimah Larekeng Ingin MBKM Perkuat Kompetensi

Pada kesempatan yang sama, Andi Muhammad Akmal, yang juga orang tua siswi MAN PK Makassar, A Ahla Naylah, membagikan tips mengatasi overthinking dan anxiety dalam Islam.

Yaitu ikhlas dan tawakkal, merutinkan dan istiqamah dalam beribadah baik yang fadhu maupun yang sunnat, syukur dan sabar, serta zikir dan doa.

Ia menjelaskan, momentun Bulan Suci Ramadhan sebagai bulan latihan dengan berbagai amalan, baik yang fardhu maupun yang sunat.

"Yang menumbuhkan soliditas dan solidaritas sesama. Spirit Ramadhan melahirkan ketenangan," katanya.

Diketahui, Kajian Islami Remaja dilaksanakan oleh Rohis Hilyatus Syabab dan OSIM MAN 3 PK Makassar.

Baca Juga: Guru Besar Hukum Dapat Promosi Pimpin Ditreskrimsus Polda Sulbar, Ini Sosok Prof Saprodin

Kegiatan itu dihari oleh Plt Kepala Madrasah Irham Said Msi, Wakamad Bidang Kesiswaan Haerani PhD, Ketua Rohis Putra Muh Rajulul Awal dan Ketua Rohis Putri Adinda Lestari.

Kemudian, ketua panitia Nur Hafnah Ilmy, bersama anggota serta perwakilan OSIM tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah se Kota Makassar.

***