POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 1.300 tenaga Tugas Pembantuan Operasi dam Pemeliharaan (TPOP) Sulawesi Selatan (Sulsel), tengah berjuang supaya bisa ikut dalam seleksi PPPK 2024 di Pemprov Sulsel.
Salah satunya adalah Isra, seorang tenaga TPOP dari Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, yang bertekad ikut seleksi PPPK 2024.
Isra rela menempuh perjalanan 317,3 Km ke Kota Makassar, untuk meminta agar tenaga TPOP bisa ikut PPPK 2024 di Pemprov Sulsel.
Baca Juga: Nama-nama Pemenang Doorprize Motor Jalan Sehat Hari Jadi Sulsel ke 355. Ada 2 dari Kabupaten Gowa
Isra bersama dengan ratusan tenaga TPOP dari berbagai wilayah di Sulsel, berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Sulawesi Selatan (Dinas SDA CKTR Sulsel).
Isra bertekad mengikuti seleksi PPPK 2024 untuk perbaikan nasib. Ia telah menjadi non ASN sebagai tenaga TPOP selama 19 tahun.
Isra mulai menjadi tenaga TPOP sejak tahun 2005 dengan gaji Rp100 per hari.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Kucur Bonus Rp255 Juta kepada Enam Juara MTQ Nasional 2024
Isra hanya bekerja selama 22 hari dalam setiap bulan. Sementara, kebutuhan keuangan keluarga semakin meningkat.
Tekad Isra untuk bisa ikut seleksi PPPK Pemprov Sulsel 2024 di Dinas SDA CKTR masih diperjuangkan.
Sebab, SK pengangkatan tenaga TPOP diteken oleh Satker TPOP Kementerian PUPR.
Baca Juga: Ditjen Kebudayaan RI dan Jaringan Gusdurian Laksanakan Diskusi Publik Bahas Isu Lingkungan
Koordinator aksi TPOP Sulsel, Andi Irfandi mengatakan, mereka terganjal aturan itu sehingga tidak bisa ikut seleksi PPPK Pemrov Sulsel.
Sementara di sisi lain, tenaga TPOP telah terdaftar dalam database BKN tahun 2024 dari Pemprov Sulsel.
Dirinya tidak menampik jika memang gaji TPOP bersumber dari APBN Kementerian PUPR. Namun, dana APBN itu dikelola Pemprov Sulsel.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas SDA CTKR Sulsel Ando Darmawan Bintang mengatakan, seleksi PPPK 2024 hanya mengakomodir non ASN yang diangkat Pemprov Sulsel melalui APBD.
Ia mengatakan, jika tenaga TPOP bukan dipekerjakan oleh Pemprov Sulsel. Melainkan di bawah komando Kementerian PUPR.
Baca Juga: Info Lengkap Cara Klaim dan Pengambilan Doorprize Jalan Sehat Hari Jadi Sulsel ke 355
Status TPOP di Sulsel juga sudah dikonsultasikan dengan Kemenpan RB. Jawabannya tetap sama, bahwa mereka di bawah Kementerian PUPR.
Andi Darmawan Bintan juga menjelaskan nama-nama tenaga TPOP di database BKN tahun 2022.
"Jadi begini, 2022 ada pendaftaran, untuk data base secara nasional. Jadi dulunya cuman yang dibiayai APBD. Saya cuma bilang tetap akomodasi. Tapi kasi keterangan di luarnya, di samping nama bahwa mereka digaji APBN. Makanya dia terdaftar," ungkap Andi Darmawan Bintang.
Baca Juga: Nama-Nama Pemenang Undian 24 Unit Sepeda Jalan Sehat HUT Sulsel ke 355. Cek di Sini!
"Tetapi database yang terdaftar, kan ada databasenya sendiri Pemprov. Ada database Pemprov yang di-SK-kan melalui SK gubernur," katanya.
***




