POJOKSULSEL, MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mewanti-wanti persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau.

Amson Padolo mengatakan, BPBD Sulsel intens bangun komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulsel untuk antisipasi Karhutla selama memasuki musim kemarau.

"Kita mengaktifkan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan jajaran terkait itu bagaimana mengamankan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla," ungkap Amson Padolo.

Baca Juga: 430 Calon Mahasiswa Bersaing Masuk Program Magister dan Doktor UMI

Ia menjelaskan, salah satu yang perlu diwaspadai saat musim kemarau, adalah pembukaan lahan dengan cara membakar.

Cukup banyak kejadian karhutla yang diakibatkan oleh pembukaan lahan dengan cara membakar.

Karena itu, Amson Padolo mengimbau kepada masyarakat supaya tidak lagi memakai metode pembukaan lahan dengan cara membakar.

Baca Juga: Deng Ical Buka Suara Setelah PKB Disebut Jadi Penentu Pilgub Sulawesi Selatan

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk mengatasi memasuki kemarau agar berhati-hati untuk tidak melakukan namanya tindakan seperti pembakaran untuk pembukaan lahan," ungkapnya.

Tidak hany itu, Amson Padolo ingin supaya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah kebakatan lahan.

"Kita juga mengimbau agar menyampaikan segera ke pemerintah setempat apabila melihat adanya potensi kebakaran," kata Mantan Kadis Kominfo SP Sulsel itu.

Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Ingatkan KKN Bukan Maya, UIN Alauddin Makassar Teken PKS dengan 24 Instansi

Pada kesempatan yang sama, Amson Padolo menjelaskan langkah antisipasi BPBD Sulsel dalam menghadapi musim kemarau di Sulawesi Selatan.

Amson Padolo mengatakan x BPBD Sulsel mewanti-wanti pengaktifan titik-titik embung air sebagai penampungan air.

Hal lain yang dilakukan BPBD Sulsel dalam mengantisipasi kekeringan, lanjut Amson Padolo, yaitu memaksimalkan potensi modifikasi cuaca.

"Kita akan laksanakan dengan BNPB sehingga turun hujan di beberapa khususnya kantong kantong air untuk kebutuhan air minum dan bendungan," ujar mantan Kadis Kominfo SP Sulsel itu.

BPBD Sulsel juga sementara memaksimalkan pembuatan sumur bor untuk mengantisipasi kekeringan.

Baca Juga: Kapolres Awaludin Amin Bersyukur Masyarakat Maros Menginginkan Daerah yang Aman

"Kan tahun lalu kita buat sumur bor yang berfungi, di daerah permukiman sehingga mengatasi krisis air," ujarnya.***