POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 430 calon mahasiswa baru (Camaba) bersaing masuk ke program Magister dan Doktor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Ratusan calon mahasiswa baru program Magister dan Doktor batch satu semester ganjil tahun 2024 UMI mengikuti tes.

Tes masuk Program Magister dan Doktor UMI Makassar berlangsung secara online dan offline.

Baca Juga: Deng Ical Buka Suara Setelah PKB Disebut Jadi Penentu Pilgub Sulawesi Selatan

Para calon mahasiswa baru tersebut memperebutkan 16 prodi di PPS UMI.

Direktur PPS UMI Prof Dr Mursalim La Ekkeng mengatakan, seleksi masuk PPS Umi dibagi dalam dua jenis tes.

Tes pertama adalah Tes Potensi Akademik (TPA) meliputi kemampuan verbal, numerilal, dan berpikir kritis.

Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Ingatkan KKN Bukan Maya, UIN Alauddin Makassar Teken PKS dengan 24 Instansi

"Jenis tes yang kedua adalah tes kemampuan bahasa Inggris (TOEFL)" kata Prof Mursalim La Ekkeng dilansir laman umi.ac.id, Senin (29/7/2024).

Mursalim La Ekkeng mengatakan, proses seleksi penerimaan mahasiswa baru PPs UMI berlangsung ketat untuk menjaga kualitas.

Mursalim La Ekkeng mengatakan, 8 dari 16 prodi yang dikelola PPS UMI sudah terakreditasi unggul.

Baca Juga: Kapolres Awaludin Amin Bersyukur Masyarakat Maros Menginginkan Daerah yang Aman

Ia menjelaskan, PPs UMI tengah berproses menuju akreditasi internasional.

Proses yang dilakukan PPs sebagai upaya mendorong UMI menjadi World Class University.

Pada kesempatan itu, Mursalim La Ekkeng menjelaskan bahwa mahasiswa UMI harus memegang teguh pada visi UMI, melahirkan manusia berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlakul karimah serta berdaya saing tinggi’.

“Harapan kepada mahasiswa baru senantiasa belajar sungguh-sungguh agar sesuai sasaran visi-misi UMI," katanya.

"Calon Magister dan Doktor harus memiliki kompetensi dengan mengikuti perkuliahan secara aktif. Di mana peningkatan kompetensi nantinya bisa mencermin dari ilmu yang didapat di PPs UMI,” tambahnya. ***