POJOKSULSEL.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengunjungi makam Wali Kota Parepare yang pertama, Andi Mallarangeng.
Taufan Pawe mengatakan, sosok Andi Mallarangeng merupakan tokoh yang memiliki sejarah tersendiri di kota Parepare.
Sebagai bentuk penghargaan, Taufan Pawe yang merupakan Wali Kota Parepare ke 17 dan 18, akan menjadikan makam tersebut sebagai salah satu destinasi wisata.
Baca Juga: Ketua PKK Parepare, Eran Rasyid Taufan Bagi Tips ke Generasi Muda Cara Pilih Pemimpin Bijaksana
Baca Juga: Wali Kota Parepare Taufan Pawe Harap Saling Dukung Ciptakan Pemilu Aman, Lancar, dan Penuh Cinta
"Beliau (Andi Mallarangeng) adalah Wali Kota bersejarah ya. Saya akan jadikan makam ini sebagai destinasi wisata. Saya ingin Walikota-walikota Parepare sebelumnya kita beri penghargaan, siapa pun orangnya," ucap Taufan Pawe.
Menurut Wali Kota dua periode itu, setiap Wali Kota atau pemimpin pasti meninggalkan karya, termasuk Wali Kota Parepare pertama, Andi Mallarangeng.
"Jadi, bangunan makam beliau Andi Mallarangeng ini sebelumnya terlantar, tapi Alhamdulillah sekarang sudah kami benahi. Kita bangun sehingga seperti sekarang cukup berstetika. Jadi siapa lagi yang mau menghargai kalau bukan kita-kita semua ini," terang Taufan Pawe.
Baca Juga: Pemkot Parepare dan DPRD Parepare Sepakati Penetapan APBD Perubahan 2023
Baca Juga: Terbaru, RSUD Andi Makkasau Parepare Miliki 8 Kamar Operasi, Ada Berstandar Internasional
Wakil Kota bergelar doktor ilmu hukum itupun berencana akan menyiapkan fasilitas benda bersejarah untuk dipajang di makam tersebut.
"Saya akan meminta ijin kepada keluarga Almarhum bapak Andi Mallarangeng, untuk memberikan benda-benda bersejarah milik beliau kemudian kita pajang di makam ini," ungkap Taufan Pawe.
Ditanya soal pembangunan makam tersebut yang baru tersentuh di era kepemimpinannya, Taufan Pawe menegaskan bahwa masing-masing pemimpin memiliki sudut pandang yang berbeda.
Baca Juga: Taufan Pawe Sebut Pemkot Parepare Prioritas Rehabilitasi Jalan Andi Sapada
"Itu lah sebabnya saya katakan kita harus merubah paradigma. Kita harus mempunyai pandangan bahwa Kota yang kita pimpin seperti ini loh, pasti ada proses dan prosesnya itu adalah rangkaian dari rangkaian wali Kota yang memimpin," pungkas Taufan Pawe. ***



