POJOKSULSEL, GOWA - Kegiatan CBT VI Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar resmi dibuka pada Jumat, 15 Mei 2026 di Gedung Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, di hadapan para mahasiswa peserta CBT VI.

Dalam sambutannya, Prof. Syahruddin Usman menegaskan bahwa kegiatan CBT merupakan bagian penting dalam proses akademik mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

Menurut Prof. Syahruddin Usman, program CBT menjadi salah satu dasar dalam penyelesaian studi mahasiswa di lingkungan UIN Alauddin Makassar.

Ia menjelaskan bahwa selain CBT, terdapat pula program PIBA dan BTQ yang menjadi bagian integral dari pembinaan mahasiswa di Ma’had Al-Jami’ah.

Ketiga program tersebut tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan administratif semata, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan kualitas akademik dan moral mahasiswa.

Baca Juga: Kemenag Fokuskan Perlindungan Hak Anak Pada Pesantren

Menurutnya, output utama dari kegiatan ini adalah lahirnya mahasiswa yang memiliki karakter baik, berakhlak, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kampus, kata dia, tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki tanggung jawab sosial dan etika yang kuat.

Prof. Syahruddin Usman juga menekankan bahwa setiap mahasiswa sejatinya memiliki potensi karakter yang baik dalam dirinya.

Karena itu, melalui kegiatan CBT, PIBA, dan BTQ, mahasiswa diingatkan kembali agar potensi tersebut terus diasah, dipraktikkan, dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, serta menjadikan pembinaan di Ma’had Al-Jami’ah sebagai ruang untuk memperkuat integritas, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan kampus maupun kehidupan sosial.

Baca Juga: Grab Latih 1.800 UMKM Perempuan Terapkan Strategi Anti Rugi Lewat Serabi, Usung 3 Pilar Utama

Kegiatan CBT VI juga dipandang sebagai upaya strategis Ma’had Al-Jami’ah dalam memperkuat fondasi spiritual dan moral mahasiswa di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

Di era perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keteguhan nilai, etika, dan kemampuan menjaga identitas keislaman yang moderat serta berorientasi pada kemaslahatan sosial.

Melalui kegiatan pembinaan seperti CBT, PIBA, dan BTQ, Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar terus berupaya menghadirkan ruang pendidikan karakter yang integratif antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang tidak hanya unggul di lingkungan akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, sikap toleran, serta mampu menjadi representasi nilai-nilai Islam yang damai di tengah masyarakat.

Pembukaan CBT VI berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar dalam membangun kultur akademik yang religius, moderat, dan berorientasi pada pembentukan karakter mahasiswa. ***