HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kedokteran UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan bertema “Bullying di Lingkungan Sekolah” di SD Inpres 210 Katonokang, Desa Bonto Kanang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan pengabdian masyarakat HMJ Kedokteran UIN Alauddin Makassar bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari tindakan perundungan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan jajaran pengurus HMJ Kedokteran 2024/2025 UIN Alauddin Makassar, antara lain Ketua Umum HMJ Kedokteran, Bendahara Umum, Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat, anggota Departemen Pengabdian Masyarakat, anggota Departemen Pengembangan Minat dan Bakat yang bertindak sebagai pemateri, serta Kepala Departemen Pengembangan Ilmu dan Karakter Islam.
Kolaborasi antar departemen menunjukkan komitmen HMJ dalam menjalankan misi pengabdian masyarakat yang berorientasi pada edukasi kesehatan.
Baca Juga: UIM Al-Gazali Tambah Guru Besar, Mantan Dekan Pertanian Sandang Profesor Manajemen Agribisnis
Ketua Umum HMJ Kedokteran UIN Alauddin Makassar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa.
"Kami melihat bahwa bullying masih menjadi masalah nyata di sekolah dasar. Melalui penyuluhan ini, kami berharap anak-anak memahami bahwa perundungan bukan hal yang sepele dan harus dicegah sejak dini," ujarnya.
Pemateri dari Departemen Pengembangan Minat dan Bakat turut menekankan pentingnya edukasi berbasis interaksi.
"Kami menggunakan metode penyampaian yang sederhana dan menyenangkan agar anak-anak mudah memahami pesan yang ingin disampaikan. Respons mereka sangat baik, dan itu menunjukkan bahwa edukasi seperti ini efektif," jelasnya.
Baca Juga: Maros Perkuat Layanan Dasar, Ribuan Balita Stunting Kini Dapat BPJS Kesehatan Gratis
Pihak sekolah melalui salah satu guru menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa kedokteran. “Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi para siswa. Mereka mendapatkan pemahaman baru tentang bullying dan cara menghadapinya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan secara berkala,” ungkapnya.
Penyuluhan berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, dan dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah serta perwakilan HMJ Kedokteran.
Kegiatan inti berupa pemaparan materi tentang definisi bullying, jenis-jenisnya, dampak terhadap korban, hingga langkah-langkah pencegahan.
Selama kegiatan, siswa terlihat antusias dan aktif merespons pertanyaan yang diberikan pemateri. Setelah mengikuti penyuluhan, para siswa dapat menjelaskan kembali apa itu bullying, bagaimana mengenali bentuk-bentuknya, serta tindakan yang harus dilakukan jika mereka melihat atau mengalami perundungan.
Hal ini menunjukkan bahwa tujuan utama kegiatan, yaitu meningkatkan pemahaman anak mengenai bullying, berhasil dicapai.
Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Pengabdian Masyarakat HMJ Kedokteran UIN Alauddin Makassar yang fokus pada edukasi kesehatan dan pembangunan karakter di lingkungan masyarakat.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu kesehatan, sekaligus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah wilayah pedesaan.
HMJ Kedokteran UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pengabdian masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi kesehatan, seminar, dan program pendampingan.
Baca Juga: Magis, Siswi MAN 1 Bulukumba Tampilkan Tarian Pepepepeka Baine
Melalui kegiatan ini, HMJ berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran sosial tinggi serta berperilaku positif di lingkungan sekolah.
Penulis: Najwa Nabilah Hasan




