POJOKSULSEL, MAKASSAR - Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis menanggapi kabar dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis yang tengah berada di Kota Makassar untuk menghadiri Rakernas I Partai NasDem mengaku kaget dirinya dikabarkan terjaring OTT KPK.

"Tiga jam yang lalu itu saya baru dapat kabar terkait dengan masalah OTT. Secara tidak langsung, keluarga, sahabat, banyak yang prihatin apakah betul Bupati Kolaka Timur ini Abdul Azis ini OTT?" kata Abdul Azis dalam konferensi pers di Hotel Claro Makassar, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga: Ali Yafid dan FKUB Sulsel Sambangi Terowongan Silaturahim, Simbol Nyata Toleransi Beragama

"Alhamdulillah hari ini saya ada di samping kakak Ahmad Syahroni dalam kondisi baik dan siap untuk menghaidiri Rakernas I," kata Abdul Azis.

DPP Partai NasDem menepis kabar Bupati Kolaka Timur Abdul Azis terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengatakan, tidak benar Bupati Kolaka Utara terjaring OTT KPK.

Baca Juga: Profesor Unhas Tembus 471 Orang, Prof Andi Pangerang Moenta Ingatkan Tugas Guru Besar

"Yang bersangkutan (Bupati Kolaka Timur Abdul Azis) ada di sebelah saya, mengikuti Rakernas," kata Ahmad Sahroni.

Ahmad Sahroni awalnya kaget mendapatkan informasi terkait dugaan OTT KPK tersebut.

Ia yang baru tiba di Kota Makassar pada Kamis siang segera mencari informasi detail.

Baca Juga: Literasi Digital Jadi Tameng, Warga Diminta Waspada Informasi Sesat

Sementara itu, Bupati Kolaka Timur Abdul Abdul Azis dihadirkan saat konferensi pers yang digelar NasDem di Claro Hotel Makassar pada Kamis sore.

Ahmad Sahroni menyayangkan informasi yang disampaikan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

***