POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Bentrok antara dua kubu di Pasar Butung Makassar viral di media sosial.

Bentrok di Pasar Butung Makassar tersebut melibatkan dua kubu, hingga Selasa 3 Oktober 2023 dini hari.

Dari video yang beredar di media sosial, puluhan hingga ratusan warga terlibat saling serang di sekitar Pasar Butung Makassar.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Arifin Dg Kulle Minta Usulan Warga Terkait Ranperda Inovasi Daerah

Beberapa di antara warga bahkan memakai batu dan balok kayu untuk saling serang.

Beberapa warga juga tampak memakai topeng, seperti yang terlihat video bentrok Pasar Butung Makassar yang diupload Instagram @info_kejadian_makassar, Selasa 3 Oktober 2023.


"Pecah antara massa PD Pasar dan massa pengelola (Pasar Butung)," sebut salah seorang warga di video yang beredar itu.

Baca Juga: Kawal Generasi Emas, IDP Minta Remaja Rutin Konsumsi Tablet Penambah Darah

Beberapa petugas sekuriti tampak menghalau kedua kubu, namun tidak bisa berbuat apa-apa karena banyaknya jumlah warga yang terlibat saling serang.

Belum diketahui persis dari mana kedua kubu yang terlibat saling serang itu.

Sehari sebelumnya, Pemkot Makassar mengambilalih Pasar Butung Makassar, Senin 2 Oktober 2023.

Baca Juga: Camping Ceria, Bupati Indah Edukasi PMR Tantangan Perubahan Iklim

Pengambilalihan Pasar Butung ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Makassar dibantu PD Makassar Raya, Satpol PP, dan aparat kepolisian.

Pengambilalihan Pasar Butung Makassar ini berlangsung tegang. Pasalnya sejumlah warga yang mengatasnamakan Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta melakukan penolakan.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Ichsan Abduh yang memimpin pengambilalihan Pasar Butung menjelaskan, Pasar Butung merupakan aset Pemkot Makassar.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Imam Musakkar Ingatkan Warga Melapor Jika ada Gangguan Ketertiban Umum

Ichsan Abduh juga meminta pedagang Pasar Butung tidak terprovokasi dengan pengambilalihan tersebut.

“Ini aset Pemkot Makassar,” sebut Ichsan Abduh.

Selama ini, pengelolaan Pasar Butung dipegang oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta.

***