POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 12 polisi diperiksa Propam Polrestabes Makassar, imbas dari lima tahanan Polsek Tallo kabur pada Selasa dini hari.
Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan, Propam Polrestabes Makassar sudah memerikan 12 polisi dalam insiden lima tahanan Polsek Tallo kabur dari sel.
"Provos Polrestabes Makassar 12 anggota polisi yang berjaga saat kejadian," kata Mokhamad Ngjib.
Baca juga Lima Tahanan Polsek Tallo Makassar Kabur Melewati Ventilator Udara
Tidak hanya polisi, Propam Polrestabes Makassar juga memeriksa 2 saksi lainnya selaku petugas harian lepas yang membersihkan di Polsek Tallo sebelum 5 tahanan Polsek Tallo kabur.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap saksi-saksiyang dipeirksa tersebut, diduga 5 tahanan Polsek Talllo kabur mendapat gergaji dari pekerja harian lepas.
"Dan kemudian, kita sudah dapatkan dari hasil pemeriksaan, gergaji yang dimiliki atau gergaji yang digunakan oleh tahanan tersebut, berasal dari 2 orang yang melakukan pembersihan kantor," kata Mokhamad Ngajib.
Lebih jauh dijelaskan Mokhamad Ngajib, petugas harian lepas yang membersihkan kantor Polsek Tallo menyiapkan gergaji tersebut. Lalu diberikan kepada para tahanan yang ikut membantu membersihkan.
Baca juga Alamak, 3 Pelaku Pembusuran di Manggala Masih di Bawah Umur
Diketahui, lima tahanan Polsek Tallo kabur setelah menggergaji terali ventilator udara dalam sel tahanan.
Lima tahanan Polsek Tallo kabur lewat ventilator sel tahanan pada tanggal 18 Juli 2023 pukul 03.00 Wita dini hari.
Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib sudah meninjau sel tahanan Polsek Talloyang dijebol pada Rabu (19/7/2023) malam.
Setelah memeriksa sel tahanan Polsek Tallo yang berhasil dojebol 5 tahanan, Kombes Mokhamad Ngajib menemui awak media untuk memberikan keterangan.
Baca juga Info Jemaah Haji, PPIH Siapkan Jasa Makeup Artist di Asrama Haji Sudiang Makassar
Ia mengatakan, lima tahanan PolsekTallo kabur merupakan pelaku pada kasus penganiayaan dan penipuan. Mereka berhasil kabur setelah menggergaji terali ventilator udara sel tahanan.
"Kemudian dari hasil pemeriksaan, tahanan yang melarikan diri ini. Dia melarikan diri dengan cara memotong besi jendela di belakang," kata Kombes Mokhamad Ngajib.
(***)




