POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Islam Negeri Palopo (UIN Palopo) kembali menambah dua program studi akreditasi unggul, yaitu Prodi S1 Hukum Tata Negara dan Prodi Pendidikan Matematika.

Sementara itu, Prodi Sosiologi Agama UIN Palopo diganjar predikat Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT)

Tambahan dua prodi akreditasi unggul tersebut menjadikan UIN Palopo kini memiliki 10 program studi unggul atau 55,5 persen dari total prodi jenjang sarjana yang dibina saat ini. UIN Palopo memiliki 18 prodi jenjang strata satu.

Adapun prodi akreditasi unggul UIN Palopo, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Kemudian, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Matematika (PMTK), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Perbankan Syariah (PBS), dan Ekonomi Syariah (EKS).

Baca Juga: Bawaslu Sulsel Ajak Mahasiswa Ikut Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Pendaftaran Dibuka 15 Juli

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Palopo, Munir Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani setiap Prodi dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.

"kreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi instrumen untuk memastikan tata kelola, proses pembelajaran, dan layanan akademik terus berkembang," kata Munis Yusuf.

Dirinya bersyukur atas kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas akademik di UIN Palopo.

Keberhasilan ketiga Prodi ini tidak diraih secara instan. Seluruhnya melalui rangkaian proses akreditasi yang dimulai dari penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), pemenuhan berbagai indikator mutu, asesmen kecukupan, hingga asesmen lapangan oleh tim asesor.

Baca Juga: Masuk Sekolah Perdana, Kakan Kemenag Makassar Titip Pesan Penting untuk Generasi Madrasah

Prodi HTN (Siyasah) menjadi yang pertama menjalani Asesmen Lapangan BAN-PT pada 2 hingga 4 Juni 2026.

Selanjutnya, Prodi Sosiologi Agama mengikuti Asesmen Lapangan BAN-PT pada 17 hingga 19 Juni 2026.

Sementara Prodi Pendidikan Matematika menjalani Asesmen Lapangan LAMDIK pada 19 hingga 20 Juni 2026.

Pada setiap tahapan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi menyeluruh terhadap dokumen akreditasi sekaligus mengonfirmasi implementasi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui wawancara dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua prodi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Selama pelaksanaan asesmen, para asesor turut memberikan berbagai masukan strategis bagi pengembangan prodi. Kesiapan dokumen, tata kelola kelembagaan, komitmen pimpinan, hingga sinergi seluruh sivitas akademika menjadi nilai positif yang menguatkan optimisme terhadap hasil akreditasi.

Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan proses akreditasi ketiga Prodi tersebut.

Baca Juga: Perempuan: Penentu Demokrasi yang Belum Menentukan

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan fakultas, Ketua Prodi, dosen, tenaga kependidikan, Lembaga Penjaminan Mutu, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta seluruh sivitas akademika yang telah menunjukkan dedikasi tanpa henti dalam membangun budaya mutu di UIN Palopo. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola institusi," kata Abbas Langaji dikutip dari laman UIN Palopo

Rektor juga menegaskan predikat akreditasi yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu melahirkan lulusan yang unggul, profesional, moderat, serta berdaya saing global.

***