POJOKSULSEL, BULUKUMBA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di MTs Al Haerat Batukaropa, Bulukumba, dirangkaikan dengan perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) STAI Al Gazali Bulukumba, Rabu (23/9/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad dihadiri Kepala MTs Al Haerat Batukaropa Nurwahidah, S.Ag., Ketua Komite H. Abdul Karim T., dewan guru dan staf, mahasiswa KKLP STAI Al Gazali Bulukumba, peserta didik, serta orang tua siswa.

Kepala MTs Al Haerat Batukaropa Nurwahidah mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik.

Baca Juga: Prof Akh Muzakki Mengundurkan Diri, Dirjen Pendis Ditunjuk Jadi Plt Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya

Menurutnya, Maulid Nabi tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat karakter dan akhlak siswa.

“Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum menanamkan nilai kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, kasih sayang, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurwahidah.

Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Baca Juga: Imam Besar Dunia Berkumpul di Jakarta 25-28 September, Ini Agenda Lengkap IGIC 2026

Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan tersebut menjadi momen perpisahan mahasiswa KKLP STAI Al-Gazali Bulukumba yang telah menyelesaikan masa praktik lapangan di MTs Al-Haerat.

Selama menjalankan KKLP, para mahasiswa turut terlibat dalam berbagai aktivitas pendidikan di madrasah dan menjadi bagian dari keluarga besar MTs Al-Haerat.

Nurwahidah menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKLP selama menjalankan tugas di madrasah.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Imam Besar 39 Negara, Ini Agenda Besar IGIC 2026

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKLP yang telah menjadi bagian dari keluarga besar madrasah. Semoga pengalaman selama berada di sini menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, pengabdian, dan kiprah di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komite MTs Al-Haerat H. Abdul Karim T. mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap sinergi antara madrasah, orang tua, komite, dan masyarakat terus terjaga dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan berlangsung dalam suasana religius dan penuh kekeluargaan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama. ***