POJOKSULSEL, GOWA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau FEBI UIN Alauddin Makassar kini usianya telah memasuki satu dekade. Meskipun usianya masih tergolong sangat mudah dibanding fakultas-fakultas lain lingkup UIN Alauddin, namun FEBI tidak ingin ketinggalan dan terus berbenah.
Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FEBI UIN Alauddin Makassar Dr Amiruddin K, Selasa (26/9/2023).
"FEBI telah banyak mengukir prestasi, mahasiswa kami senantiasa menyabet berprestasi dan meraih juara di berbagai kompetisi, baik kompetisi bidang akademik maupun non akademik, dari tingkat regional, nasional hingga Internasional" ungkap mantan Wakil Dekan III FEBI UIN Alauddin itu.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Indah Harap Rongkong jadi Daerah Penghasil Cabai
FEBI UIN Alauddin memiliki 5 program studi, yaitu Prodi Ekonomi Islam, Prodi manajemen, Prodi Akuntansi, Prodi Ilmu Ekonom, dan Prodi Perbankan Syariah.
Dari lima program studi di FEBI UIN Alauddin, 3 di antaranya sudah terakreditasi A. 2 prodi terakreditasi B, yakni Ilmu Ekonomi dan Perbankan Syariah.
"Kedua prodi dengan akreditasi B telah berproses menuju reakreditasi dan insyaallah kami sangat optimis untuk meraih akreditasi unggul ke depan," kata Amiruddin K.
Baca Juga: Harap Sabar, 4 Kali Pemadaman Listrik di Makassar Hari Ini, PLN: Debit Air Berkurang
Pada kesempatan itu, Amiruddin K mengajak keluarga besar FEBI UIN Alauddin, untuk berbenah diri dan memacu semangat kerja untuk meraih capaian dan prestasi agar mampu unggul dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, untuk mencapai semua itu kita harus membangun komitmen dalam tiga dimensi yaitu soliditas, kapabilitas dan loyaitas. Tiga dimensi ini menjadi spirit dalam membangun kinerja.
"Langkah yang akan dilakukan adalah menata program studi dengan baik dan meningkatkan kualitas SDM nya agar betul-betul dapat bersaing dengan fakultas ekonomi pada perguruan tinggi ternama lainnya di Indonesia" tandasnya.
Baca Juga: 10 Ide Outfit Menonton Konser Musik di Akhir 2023, Dijamin Bakal Super Kece
Amiruddin K akan mendorong lahirnya program studi Manajemen Bisnis Digital Syariah dan prodi Pariwisata Syariah.
Hal ini terinspirasi dari berkembangnya bisnis digital dan distinasi halal. Semua ini menurutnya membutuhkan sumberdaya manusia yang ahli dalam bidangnya dan loyalitas.
Lebih lanjut, dia mengaku telah mempersiapkan para calon ketua-ketua prodi yang memiliki kapabilitas dan profesionalitas dalam bidangnya masing-masing yang siap mewakafkan dan mengabdikan diri pada FEBI UIN Alauddin.
Baca Juga: Jadwal Konser Musik Iwan Fals di Makassar November 2023, Tiketnya Gratis, Catat Tanggalnya!
Karenanya, Amiruddin K mengimbau agar tidak ada intervensi dalam menetapkan para calon ketua program studi. Hal tersebut dia tujukan kepada para dosen ataupun pimpinan dalam lingkup FEBI UIN Alauddin.
Dia menegaskan semua calon ketua program studi yang berhak menetapkan adalah fekan melalui hasil rapat pimpinan fakultas, dan semua calon yang telah ditetapkan maka selanjutnya diajukan kepada Rektor untuk dipertimbangkan.
"Tentu seluruh kebijakan selaku Dekan senantiasa memohon petunjuk dan arahan pada Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis, sebab seluruh kebijakan Dekan dan jajarannya bertanggungjawab kepada Rektor selaku pimpinan tertinggi universitas," tutupnya. ***




