POJOKSULSEL, SIDRAP - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) gelar program kerja bertajuk sosialisasi dan edukasi digital bagi UMKM Desa.

Bentuk kegiatan mahasiswa KKN Unhas, yaitu pembuatan katalog produk dan strategi pemasaran berbasis teknologi sederhana di Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program mahasiswa KKN Unhas bertujuan untuk membantu pelaku UMKM Desa Salobukkang memanfaatkan teknologi sederhana sebagai media promosi yang efektif, murah, dan mudah diakses.

Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Buka Pendaftaran SMM Afirmasi Tahap 2 untuk 18 Prodi, Ini Syaratnya

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan katalog digital kepada salah satu UMKM desa Salobukkang yang menjadi mitra program.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan cara membuat katalog digital menggunakan perangkat dan aplikasi gratis, mulai dari pengambilan foto produk, penyusunan deskripsi, hingga publikasi katalog secara online.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN Unhas membuat spanduk panduan pembuatan katalog digital yang dipasang di depan Kantor Desa Salobukkang.

Baca Juga: Titiek Soeharto dan Wagub Sulsel Panen Raya di Maros, Pastikan Bantuan Pertanian Segera Tiba

Spanduk ini dilengkapi dengan dua QR code yang memudahkan masyarakat mengakses contoh katalog digital dan buku panduan lengkap yang berisi langkah-langkah pembuatan, template katalog, serta poster promosi siap pakai.

Selain itu, buku panduan fisik diserahkan kepada perangkat desa sebagai arsip dan referensi untuk UMKM lainnya.

“Harapan saya, panduan ini dapat membantu UMKM di Desa Salobukkang menjangkau pelanggan lebih luas, tampil lebih profesional, dan tetap hemat biaya," ungkap Muhammad Dwino Alqadri, mahasiswa KKN Unhas sekaligus penanggung jawab program kerja.

Baca Juga: UMKM Maros Didorong Melek Digital, Siap Tembus Pasar Nasional

Muhammad Dwino Alqadri mengatakan, cukup dengan HP dan koneksi internet, produk lokal bisa dipasarkan secara digital.

Perangkat Desa Salobukkang mengapresiasi inisiatif ini. Menurut mereka, kehadiran panduan katalog digital ini menjadi langkah awal menuju pemasaran produk desa yang lebih modern dan terstruktur.

Dengan adanya panduan ini, diharapkan UMKM Desa Salobukkang dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif, memanfaatkan teknologi digital sederhana, dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif. ***