POJOKSULSEL MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka melantik M Yamin Saleh sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulbar, Selasa (27/5/2025).
Pelantikan M Yamin Saleh sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulbar tertuang dalam SK Gubernur Sulawesi Barat Nomor 800.1.3.3/108/2025.
Selain M Yamin Saleh, Gubernur Suhardi Duka juga melantik 28 pejabat fungsional melalui SK Nomor 800.1.3.3/154/2025 dan SK Nomor 800.1.3.3/155/2025.
Baca Juga: UI Paling Diminati di SNBT 2025, Universitas Hasanuddin Masuk 20 Besar
Suhardi Duka menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban aparatur sipil negara (ASN) adalah amanah yang sarat tanggung jawab.
Hal itu ia sampaikan usai melantik pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama dan fungsional di lingkungan Pemprov Sulbar.
"Pengangkatan dan pelantikan ini telah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menteri Dalam Negeri," tegas Suhardi di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Baca Juga: Enreco Coffee Kembali Hadirkan Enreco Jumat Berbagi Mulai Juni, Yuk Gabung!
Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi formal, melainkan komitmen untuk menjaga integritas, loyalitas, dedikasi, dan kerja keras.
"Saya ingin mengingatkan, jabatan adalah amanah. Tanggung jawab moral dan profesional menyertai setiap keputusan yang diambil," ujarnya.
Suhardi juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan demi mendukung arah pembangunan Sulawesi Barat.
Baca Juga: Bupati Maros Lakukan Rotasi Perdana, Ratusan Kepala Sekolah Kena Warning
"Kita semua punya tanggung jawab untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan transparan demi mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera," tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa makna “maju” adalah dorongan untuk menjadikan Sulbar sebagai provinsi unggul dalam bidang pendidikan, teknologi, tata kelola pemerintahan, hingga konektivitas wilayah.
Sedangkan “sejahtera” berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penurunan angka kemiskinan, perluasan akses layanan dasar, dan terciptanya keadilan sosial.
***




