POJOKSULSEL, MAROS – Bupati Maros, Chaidir Syam, melakukan rotasi jabatan untuk pertama kalinya sejak menjabat pada awal 2025 bersama Wakil Bupati Muetazim Mansyur.
Rotasi perdana ini difokuskan pada sektor pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros yang di gelar di gedung Serbaguna Pemkab Maros, Selasa (26/5/2025).
Dalam rotasi tersebut, sebanyak 223 kepala sekolah dasar (SD) diganti, bersama dengan 19 kepala sekolah taman kanak-kanak (TK). Selain itu, terdapat 30 pengawas SD dan TK serta 12 penilik yang juga turut dirotasi.
Baca Juga: Transaksi Fiktif Pakai QRIS Palsu, Pria Asal Bone Tertangkap di Mamuju
Bupati Chaidir Syam menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan langkah strategis untuk melakukan pembenahan dan penyegaran di sektor pendidikan.
“Kepada para kepala sekolah dan pengawas yang telah dilantik, saya minta untuk segera beradaptasi dan bekerja secara profesional,” ujarnya usai pelantikan.
Chaidir mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 22 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif dan masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Baca Juga: Densus 88 Beri Pembekalan Khusus 751 CASN Kemenag Sulbar, Ingatkan Hal Ini
Ia menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
“Tidak boleh lagi ada pungutan dalam bentuk apa pun. Anggaran sekolah harus digunakan secara efisien dan diarahkan untuk inovasi internal yang berdampak pada kualitas pendidikan,” tegasnya.
Baca Juga: Lagi, Empat Guru Besar Fakultas Teknik Unhas Masuk Dewan Profesor Hari Ini, Perempuan Unggul
Bupati dua periode itu juga memberi perhatian khusus terhadap pengelolaan Dana BOS. Ia menegaskan bahwa dana BOS tidak boleh ditransfer ke rekening pribadi.
“Kami akan meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan. Jika masih ditemukan pelanggaran, kami tidak segan menjatuhkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Chaidir menyebut bahwa rotasi lingkup Pemkab Maros juga akan dilakukan dalam waktu dekat pada sektor kesehatan, terutama untuk mengisi sejumlah jabatan kosong.
“Kita akan isi jabatan kosong di bidang kesehatan dan melakukan rotasi terhadap beberapa petugas kesehatan kita,” tutupnya.
***




