POJOKSULSEL, PAREPARE - Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengingatkan supaya kerja-kerja terintegrasi SKPDterus dioptimalkan.
Itu berkaitan dengan tingkat inflasi Parepare yang stabil periode bulan Juli seperti dirilis BPS Parepare.
"Apa yang digambarkan oleh BPS merupakan suatu support," kataTaufan Pawe.
Taufan Pawe menekankan, kerja terintegrasi SKPD Pemkot Parepare bertujuan supaya mampu menerjemahkan program secara nasional.
Baca Juga: Pemprov Sulbar dan DPRD Mamasa Usul 3 Nama Pj Bupati Mamasa, Ini Daftarnya
Sebab, kata dia, penilaian inflasi sudah dilakukan per bulan. Bukan lagi per tahun.
Karena itu, ia meminta supaya pergerakan ekonomi harus berbanding lurus dengan serapan anggaran
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Parepare, Suparno Pani mengatakan bahwa tingkat inflasi Parepare sangat terkendali pada Juli 2023.
"Inflasi Kota Parepare bulan Juli 2023, angka kita di bawah nasional," ungkap Suparno
Baca Juga: Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia Ada Dasarnya dalam Alquran
Dia menyebutkan tingkat inflasi secara nasional berada di angka 0,14 persen. "Inflasi Kota Parepare berada di angka 0,08 persen untuk month to month," katanya.
Selain itu, dia juga menilai tingkat inflasi Parepare dari tahun ke tahun (yeard on yeard) cukup membanggakan.
"Cukup signifikan turun jika dibandingkan tahun 2022. Secara yeard on yeard, tingkat inflasi Parepare berada pada angka 2,89 persen," terangnya.
Baca Juga: Polisi Imbau Orangtua Larang Anak Naik Sepeda Listrik di Jalan Raya
Dia mengaku telah menyampaikan pencapaian itu ke pusat, dan mendapatkan apresiasi tinggi. "Keberhasilan Pemerintah Kota Parepare dalam mengendalikan inflasi mendapat apresiasi," ujarnya.
Kendati demikian, dia mengingatkan jajaran Pemkot Parepare untuk tetap berhati-hati dan mewaspadai PDRB, sehingga serapan anggaran dapat memicu inflasi.
(***)




