POJOKSULSEL, MAROS - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari, menjalani tes kesehatan sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Tes ini berlangsung di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (30/8/2024).

Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 WITA, lebih awal dari jadwal pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pukul 09.00 WITA. AS Chaidir Syam mengungkapkan, kedatangan lebih awal ini dilakukan untuk mengantisipasi jarak perjalanan dari Maros ke Makassar.

Baca Juga: Pemprov Harap Kafilah Sulsel Naik Kelas pada MTQ Nasional 2024 di Samarinda

“Berdasarkan jadwalnya, pemeriksaan kesehatan akan dimulai pukul sembilan. Tapi kami sengaja datang lebih cepat, mengingat perjalanan dari Maros cukup jauh. Alhamdulillah kami bisa tiba di sini sebelum jadwal yang ditentukan,” ujar Chaidir Syam.

Chaidir Sy menambahkan bahwa ia bersama Suhartina Bohari telah mempersiapkan fisik dengan baik untuk menghadapi tes kesehatan ini, meskipun acara deklarasi yang dilakukan kemarin cukup menguras tenaga.

"Kami sudah mempersiapkan fisik, Insyaallah lebih baik. Walaupun kemarin deklarasi cukup menguras tenaga, tapi Insyaallah kami siap untuk menjalani tes kesehatan hari ini," katanya.

Baca Juga: Mengenal Model Pembinaan Karakter Berjenjang di Universitas Muslim Indonesia

Keduanya mengaku telah menjalani sejumlah persiapan fisik, termasuk berpuasa selama 8 jam dan mematuhi larangan tertentu selama tiga hari sebelum pemeriksaan.

"Kami sudah puasa selama 8 jam, dan ada juga larangan yang harus diikuti selama tiga hari sebelum pemeriksaan ini," tambah Chaidir.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemeriksaan Kesehatan Pasangan Calon, dr. Abdul Azis, mengatakan bahwa proses pemeriksaan kali ini akan lebih lama dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Dukung Program Bulan Cinta Laut, Jufri Rahman Lapor ke Menteri Trenggono

Pemeriksaan kali ini diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam, lebih lama dari biasanya yang hanya memakan waktu 3 sampai 4 jam.

“Dibanding 4 tahun lalu, pemeriksaan kesehatan kali ini jauh lebih banyak. Makanya akan memakan waktu sekitar 6 jam. Kalau sebelum-sebelumnya mungkin sekitar 3 sampai 4 jam,” jelas dr. Abdul Azis.

Ia menambahkan, tes kesehatan tahun ini melibatkan tambahan pemeriksaan MRI dan materi MMPI untuk penilaian kepribadian yang lebih mendalam dibandingkan pemeriksaan sebelumnya.

Tes kesehatan ini merupakan tahap awal yang wajib diikuti oleh pasangan calon sebagai bagian dari persyaratan untuk mengikuti Pilkada serentak 2024.

***