POJOKSULSEL, MAKASSAR - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mempelajari konstelasi politik yang terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Bapilu DPW PKB Sulsel, Syamsu Rizal MI alias Deng Ical menilai, Sulsel sepertinya menjadi laboratorium politik yang aktual. Sehingga, konsultasi terus dilakukan.

"Intinya kita lagi pelajari betul konstelasi karena ini Sulsel sepertinya menjadi laboratorium politik yang aktual. Di beberapa daerah juga mengalami hal yang sama sebenarnya. Makanya kita banyak konsultasi," kata Deng Ical yang juga Aleg terpilih DPR RI PKB di Makassar, Sabtu (27/7/2024).

Baca Juga: BPBD Sulsel Lakukan Sejumlah Antisipasi Hadapi Kekeringan, Amson Padolo Wanti-Wanti Potensi Karhutla

Ia menilai, Pilgub Sulsel memiliki keterkaitan dengan Pilkada kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Karena itu, perkembangan hal-hal aktual akan terus dikonsultasikan dengan DPP PKB.

"Jadi banyak ini proses take and give ini karena Pilkada serentak yang tidak diprediksikan," ungkap Deng Ical.

Baca Juga: 3.334 Calon Mahasiswa Bersaing Masuk UIN Alauddin Makassar pada Jalur Terakhir PMB

Namun demikian, kata Deng Ical, PKB sebagai partai kader berkomitmen untuk memberi ruang besar bagi kader-kader potensial.

"Untungnya kita karena partai kader, jadi agak longgar kita, kalau kader ya harus diberi ruang lebih besar," katanya.

Ia menjelaskan, DPW akan mengombinasikan aspirasi dari DPC dan hasil survei dalam pengambilan keputusan di Pilkada serentak.

Baca Juga: Innalillah! Kadisnakertrans Sulsel Ardiles Saggaf Meninggal Dunia pagi ini

"Itulah yang membuka ruang bagi kami di DPW, yang pasti kami ingin supaya ada ruang demokrasi yang berjalan dengan baik," ujarnya.

"Apapun itu, tapi kita ingin supaya ini juga menjadi pembelajaran politik ke depannya," ungkap Deng Ical.

Intinya, kata Deng Ical, PKB akan menjadikan tahun 2024 sebagai laboratorium politik kader.

"Saya tidak pastikan apakah kader, tapi laboratorium politik kader," katanya. ***