POJOKSULSEL, MAKASSAR - Mantan pemain Timnas Indonesia, Ardan Aras dipastikan lolos ke DPRD Polewali Mandar (Polman).
Ardan Aras melenggang ke DPRD Polewali dari Partai Amanat Nasional (PAN) setelah mengantongi suara figur, yaitu 1.987.
Ardan mengunci kursi ke empat dari sembilan kursi DPRD Polewali Mandar, yang diperebutkan di daerah pemilihan 1 meliputi Kecamatan Binuang dan Polewali.
"(Suara figur) di angka 1987. Alhamdulillah kursi ke-4 dari total 9 kursi di Dapil 1, Polewali- Binuang," kata Ardan Aras yang juga pernah memperkuat PSM Makassar kepada wartawan pojoksulsel, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga: Daftar Lima Pj Kepala Desa di Kabupaten Mamuju yang Dilantik Sitti Sutinah Suhardi
Ardan Aras yang sudah malang melintang dalam dunia sepak bola tanah air, bertekad untuk banyak berbuat dalam bidang olahraga.
"Semoga saya bisa berbuat banyak untuk masyarakat Polewali dan Binuang. Apalagi di bidang olahraga, khususnya sepak bola," ungkapnya.
Dirinya menyadari bahwa banyak talenta berkual dalam bidang sepak bola, baik di Sulsel dan Sulbar, maupun di Pulau Jawa.
Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Ungkap Sejumlah Alasan Ramadhan 1445 H Bisa Lebih Spesial Pasca Pemilu 2024
Karena itu, Ardan Aras ingin meningkatkan kualitas atau prestasi sepak bola lewat jalur parlemen. Meskipun dirinya mengakui masih harus banyak belajar.
"Mudah-mudahan bisa kita perbaiki sepak bola mulai dari usia dini kelompok umur," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, DPD PAN Polewali Mandar, memastikan empat caleg PAN lolos ke DPRD Polman.
Yaitu, mantan Pemain PSM Makassar Ardan Aras, yang lolos di Dapil Polewali Mandar 1.
Kemudian dua di antaranya adalah anak kepala desa, masing-masing, Muhammad Alif Subhan di Dapil Polewali Mandar 3 dan Anugrah Kurniawan di Dapil Polewali Mandar 4.
Sementara itu, Caleg PAN yang lolos di Dapil Polewali Mandar 2 adalah Ainun Mardiya Tadjuddin.
Ketua DPD PAN Polman, Haidir Ramly mengatakan, jika PAN mengunci kursi pertama di Dapil 4 Polewali Mandar.
"Di Dapi 4 itu, kursi pertama diraih oleh PAN," kata Haidir Ramly beberapa waktu lalu. ***

