POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Pembina Pengprov Pertina Sulawesi Selatan, A. Reza Ali berjanji akan memberikan bonus besar bagi atlet tinju yang berhasil meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.
Janji tersebut disampaikan Reza Ali saat mengumpulkan 12 atlet, pelatih dan official di lantai 3 basecamp tim tinju Sulsel, Hotel Sapadia, Pematangsiantar, Senin malam (16/9/2024).
Baca Juga: Tim Tinju PON Sulsel Matangkan Persiapan Atlet dengan Try Out ke Bali dan Manila
Sejauh ini, dari 12 atlet Petinju Sulsel yang tampil di PON XXI Aceh-Sumut 2024, enam diantaranya lolos ke semifinal. Masing masing Hindriawati Haer kelas 52-54kg putri, Yosua Holy Masihor (52-54kg), Ricky Pratama (57-60kg), Kore Pira (71-75kg), Jhon Yambe (75-80kg) dan Haris Mongga (elite man’s 80-86kg).
Yosua Holy Masihor sudah pastikan satu tempat di final setelah mengalahkan petinju NTT Flanuri Yerikho Daud. Sementara Hinriawati Haer dan Haris Mongga baru akan bertanding hari ini, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas untuk Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut
"Kalian harus berjuang habis-habisan untuk bisa meraih medali emas. Bagaimana pun caranya. Tapi dengan cara-cara yang sportif. Kita harus bantu KONI dan Pemerintah Provinsi Sulsel. Pasti ada bonus. Selain dari Pemprov Sulsel, yang dapat medali emas saya siapkan bonus besar,” ungkap Reza Ali yang disambut aplous para atlet, pelatih dan official.
Pertandingan cabang olahraga tinju berlangsung di Auditorium Universitas HKBP Nommensen, Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) 9 sampai 19 September 2024.
Tidak hanya atlet peraih medali emas yang akan diberikan bonus. Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina dan mantan anggota DPR RI ini juga akan memberikan bonus bagi peraih medali perak dan perunggu.
Baca Juga: Pertina Sulsel Ukir Sejarah Baru, 10 Petinju Lolos PON 2024
"Yang dapat perak dan perunggu pasti juga akan saya berikan bonus. Tapi nilainya tidak sebesar medali emas. Tentu nilainya berbeda. Makanya, kalau mau bonus besar, semua harus bisa sumbang emas. Untuk yang belum berhasil, tetap akan ada bonus sebagai bentuk apresiasi," tambah ayah kandung ketua Pengprov Pertina Sulsel, Harpen Reza Ali, ini.
Di tengah kesibukannya mengurus bisnisnya, Reza Ali masih mau meluangkan waktunya hadir bersama tim tinju PON Sulsel. Usai menjalani operasi, ayah lima anak ini terbang dari Makassar ke Pematangsiantar pada Minggu pagi (15/9/2024). Ia akan mendampingi atlet hingga PON selesai 20 September mendatang.
Baca Juga: Yasir Machmud Lantik Pengurus Koni Maros, Marjan Massere Bawa Tugas Berat Lolos 3 Besar Porprov 2026
Tidak hanya Reza Ali. Sebelumnya sang istri, Munarfia Evi lebih dulu terbang dari Makassar. Ia ikut mendampingi kontingen tinju Sulsel sejak 7 September lalu. Kehadiran Reza Ali sekeluarga sebagai bentuk keseriusannya ingin melihat langsung para atlet berjuang sekaligus memberi support demi meraih prestasi tertinggi dan memenuhi target Sulsel di posisi lima besar pada PON kali ini.
Untuk diketahui pada PON XXI Aceh – Sumut 2024, Pertina Sulsel berhasil meloloskan 12 petinjunya dari 20 kelas yang dipertandingkan. Jumlah ini merupakan rekor terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Sulsel di ajang multi event nasional empat tahunan di Indonesia. Pada PON sebelumnya Sulsel paling banyak meloloskan enam petinju.
Baca Juga: Prihatin Lihat Warga Kesulitan Air, Reza Ali : PDAM Jangan Hanya Cari Untung
"Kita patut bersyukur karena kita bisa meloloskan 12 atlet di PON kali ini. Dari 12 atlet yang berjuang, sejauh ini sudah enam yang masuk semifinal. Saya yakin kita bisa pulang membawa medali emas. Minimal dua,” tegas Ketua Pengprov Pertina Sulsel, Harpen Reza Ali.
"Insya Allah bisa terwujud. Apalagi ada bos besar datang, memberi support dan akan memberi bonus besar kepada atlet,” ujar Harpen Ali, tersenyum sembari melirik sang ayah yang ada di sampingnya bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina Mayor Jendral (P) Komaruddin Simanjuntak. ***



