POJOKSULSEL, MAKASSAR - Konsistensi permainan menjadi alasan utama Spanyol lebih difavoritkan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 dibanding Argentina. Tim Matador dinilai memiliki organisasi permainan yang lebih matang, pertahanan kokoh, serta kolektivitas yang sulit ditandingi.
Pandangan itu disampaikan oleh Kepala BKD Sulsel Erwin Sodding jelang laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Menurut Erwin Sodding, partai puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina bukan sekadar duel dua tim besar dunia, melainkan pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Puji Peran Golkar dalam Pembangunan, Andi Sudirman Ungkap Kedekatan dengan Ketum
Argentina datang ke final dengan status juara bertahan serta dihuni pemain-pemain berpengalaman yang memiliki mental juara. Sementara Spanyol tampil sebagai tim paling stabil sejak fase grup hingga semifinal.
"Jika melihat performa selama turnamen, saya lebih menjagokan Spanyol. Mereka bermain sebagai sebuah tim, bukan bergantung pada satu atau dua pemain. Intensitas pressing, transisi yang cepat, dan disiplin taktik menjadi kekuatan utama yang menurut saya akan menjadi pembeda di partai final,” ujar Erwin Sodding.
Ia menilai permainan kolektif menjadi senjata utama Spanyol. Penguasaan bola yang dominan dipadukan dengan organisasi pertahanan yang disiplin membuat La Roja mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Baca Juga: DLU Bangun Fasilitas Pemilahan Sampah di Wajo, Perkuat Target Makassar Zero Waste
Tak hanya itu, catatan statistik Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026 juga terbilang impresif. Mereka belum sekalipun menelan kekalahan dan hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan menuju final.
Menurut Erwin, keseimbangan antara lini belakang dan lini depan menjadi faktor yang membuat Spanyol sedikit lebih unggul dibanding Argentina.
Meski demikian, ia mengingatkan Argentina tetap memiliki peluang mempertahankan gelar. Pengalaman para pemain senior serta kualitas individu para bintang Albiceleste bisa menjadi pembeda dalam pertandingan sebesar final Piala Dunia.
Baca Juga: Lima Penumpang KM Nurul Salsa Selamat Berpegangan di Rompong Nelayan Selama Empat Hari
"Argentina tetap berbahaya karena punya pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja. Karena itu saya yakin final akan berlangsung sangat ketat hingga menit-menit akhir," katanya.
Erwin juga menilai regenerasi pemain di tubuh Spanyol berjalan sangat baik. Kombinasi talenta muda dan pemain berpengalaman membuat skuad La Roja tampil lebih matang sepanjang turnamen.
Berdasarkan analisis tersebut, Erwin Sodding memprediksi Spanyol akan memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Gol kemenangan diperkirakan lahir melalui permainan kolektif dan penguasaan lini tengah yang menjadi ciri khas mereka sepanjang turnamen.
“Sepak bola memang selalu menyimpan kejutan, tetapi jika berbicara berdasarkan performa, konsistensi, dan kualitas permainan selama Piala Dunia 2026, saya melihat Spanyol memiliki peluang sedikit lebih besar untuk mengangkat trofi juara dunia,” tutup Erwin Sodding. ***




