POJOKSULSEL, MAKASSAR – Kagendra sukses menjuarai Free Fire Nusantara Series atau FFNS 2025 Fall yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (13/7/2025).
Kepastian Kagendra menjadi juara Free Fire Nusantara Series atau FFNS 2025 Fall setelah meraih Booyah di game ke-7.
Kagendra bukan cuma membawa pulang gelar dan hadiah Rp250 juta, usai jadi jawara Free Fire Nusantara Series atau FFNS.2025 Fall di Makassar.
Tapi juga tiket emas ke panggung regional Free Fire World Series (FFWS) Southeast Asia 2025 Fall.
Baca Juga: Keren! Begini Cara Sitti Sutinah Suhardi Hormati Pendahulu di Ulang Tahun Mamuju
Kagendra resmi menjadi wakil kelima Indonesia, menyusul RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, ONIC, dan EVOS Divine yang lebih dulu mengunci tempat dari musim Spring.
Tim Kagendra terdiri dari Rafli Aidil Fitrah (Kendari), Moch. Satrio Tri Pamungkas (Surabaya), Riyan Alfarriji (Tangerang), Christhio Jefta Putra Waworuntu (Manado), dan Farhan Adjie Samudra (Depok) itu membuktikan diri sebagai penantang serius di level internasional.
Misi berikutnya yairu melaju ke FFWS Global Finals 2025 yang untuk pertama kalinya akan digelar di Jakarta, November mendatang.
Diketahui, sebanyak 12 tim terbaik Indonesia tampil di babak final Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2025 Fall di Makassar, yaitu:
Baca Juga: Pemuda Desa Bonne-Bonne Diserang Gerombolan OTK Dini Hari, Motor Dirusak
Sriwijaya Esports, Dewa United Apollo, Kraken Esports, MBR Omega, Team Vagos, Vesakha Esports, CostaCaffe, Manipulators, Kagendra, Invictus, Lynch, dan P3D Kediri.
Pemilihan Makassar sebagai tuan rumah Grand Finals bukan tanpa alasan. Kota menjadi bagian dari pengorbit talenta esports, tempat lahirnya pemain-pemain besar seperti CrimeMKS (ONIC), FayadMKS (pelatih Timnas FF), hingga FaizzMKS (Bigetron by Vitality).
“Makassar bukan cuma kota yang antusias terhadap Free Fire, tapi juga ladang lahirnya talenta kelas dunia. Kami bangga bisa menggelar final nasional di sini,” ujar Christiandy Franciscus, Game Producer Garena Free Fire Indonesia.
Tak hanya pertandingan seru, penonton juga disuguhi kolaborasi unik antara esports dan budaya.
Garena bekerja sama dengan Batara Gowa menghadirkan tari Pakarena khas Sulsel sebagai pembuka, memperkuat nuansa lokal dalam atmosfer digital.
Format Champion Rush sendiri membuat final berlangsung sengit. Tim harus mengumpulkan minimal 80 poin dan menuntaskannya dengan Booyah di ronde berikutnya untuk jadi juara. Kagendra sukses mengeksekusi formula ini di game ke-7.
Rangkaian FFNS 2025 Fall telah bergulir sejak Mei dengan lebih dari 250 ribu tim dari seluruh Indonesia mengikuti jalur City & Regional Qualifier, Guild War, hingga Online Qualifier.
Sekitar 13 persen peserta babak kota berasal dari Makassar, menunjukkan betapa kuatnya basis komunitas Free Fire di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: ITB Arung Palakka Bone ke Senayan, Bahas Peta Jalan Pendidikan dan UMKM
Kini, Kagendra bersiap mengibarkan Merah Putih di FFWS SEA 2025 Fall. Bila sukses, Jakarta akan jadi saksi langkah mereka berikutnya di FFWS Global Finals, panggung yang mempertemukan raja-raja Free Fire dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Brasil, hingga Amerika Latin.
***




