POJOKSULSEL, JAKARTA – Institut Teknologi dan Bisnis atau ITB Arung Palakka Bone, terus membangun jejaring nasional.

Itu untuk memperkuat peran ITB Arung Palakka sebagai pusat pengembangan pendidikan dan kewirausahaan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rektor ITB Arung Palakka, Rabiatul Adawiyah, didampingi Ketua Yayasan Arung Palakka Bone, bertemu langsung dengan anggota DPR RI Dapil Sulsel II, Andi Yuliani Paris, di Gedung Nusantara DPR RI, Rabu (9/7/2025).

Baca Juga: Tiga Madrasah di Bantaeng Resmi Dapat SK IJOP, Kakanwil Kemenag Turun Tangan Langsung

Hadir pula dalam pertemuan itu anggota Fraksi PAN sekaligus artis nasional, Verrel Bramasta.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh gagasan. Fokus pembahasannya: penguatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan UMKM, dan kolaborasi peningkatan kapasitas generasi muda di Kabupaten Bone.

"Kami ingin memastikan bahwa ITB Arung Palakka menjadi kampus berbasis enterpreneurship yang konkret. Tidak hanya teori, tetapi juga praktik dan jaringan kerja nyata. Karena itu kami hadir di Senayan," ujar Rabiatul Adawiyah.

Baca Juga: Suara 'Laki Banget', Ferdi Polewali Mandar Bikin Juri Tak Berkutik, 3 SO Langsung Tembus TOP 35

Kampus yang memiliki tiga prodi unggulan – Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Geologi Pertambangan – ini tengah mendorong transformasi tridarma perguruan tinggi berbasis inovasi, digitalisasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Senator Andi Yuliani Paris yang juga anggota Komisi VII DPR RI menyambut baik komitmen tersebut.

Ia memaparkan sejumlah program yang tengah ia perjuangkan di parlemen, mulai dari pelatihan barista, pengolahan hasil pangan, hingga peningkatan kualitas packaging produk UMKM.

Baca Juga: Tasming Hamid Siap Kawal Kebijakan Pendapatan Daerah, Parepare Dukung Penuh Optimalisasi PAD Sulsel

"Kami ingin anak muda tidak hanya lulus kuliah, tetapi siap menciptakan lapangan kerja. Ini bagian dari misi besar mendorong lahirnya wirausaha muda dari daerah," ujar Andi Yuliani.

Politisi perempuan PAN itu juga menyinggung soal Beasiswa KIP yang terus ia dorong agar tepat sasaran bagi mahasiswa berprestasi dari latar belakang ekonomi lemah.

"Yang penting niat dan komitmen belajarnya kuat. Pemerintah hadir untuk mendukung," imbuhnya.

Menariknya, kehadiran Verrel Bramasta dalam audiensi ini juga memberi warna tersendiri.

Tak hanya sebagai pesohor, Verrel juga aktif di dunia politik dan memberi perhatian besar terhadap pendidikan dan pembangunan anak muda.

***