POJOKSULSEL, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri penutupan Sirkuit Nasional B Sulawesi Selatan atau Sirnas B Sulsel.
Pada kesempatan itu, Appi, sapaan akrab Wali Kota Makassar, mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat para atlet muda yang bertanding di Sirnas B Sulsel.
"Saya senang sekali lihat ini, anak junior ke depan tentu menjadi harapan kita, proses pembinaan yang bertujuan untuk menghasilkan atlet nasional ke depan," kata Appi.
Baca Juga: Tasming Hamid Pimpin Rakor, Wali Kota Parepare Tekankan Kinerja dan Sinergi Lintas OPD
Sirnas B Sulsel resmi ditutup pada 10 Mei 2025 di GOR Poltekkes Makassar.
Ia menyebutkan bahwa pembinaan usia dini seperti ini penting untuk menghasilkan atlet nasional yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Appi juga mengapresiasi terselenggaranya turnamen nasional ini di Kota Makassar, yang diikuti oleh 533 atlet dari 23 provinsi dan 21 klub.
Baca Juga: Tasming Hamid Blusukan ke Lahan Jagung dan TPA Aloppoe, Cek Kota Parepare dari Akar
"Animo masyarakat Bulutangkis di Makassar memang tinggi sekali, apalagi Pak Devo ini rajin sekali membuat event," ujarnya.
Wali Kota Makassar ini berjanji akan terus mendukung kegiatan bulutangkis dan berharap fasilitas olahraga di kota ini dapat terus berkembang.
Ia juga menambahkan, akan memberikan perhatian khusus pada pembinaan atlet dan fasilitas bulutangkis di Makassar, mengingat daerah lain sudah lebih maju dalam hal ini.
Baca Juga: Peringatan Hari Waisak: Kemenag Sulsel Serukan Harmoni Umat, Ali Yafid Sampaikan Pesan Menag RI
"Inikan namanya proses, ketika kita melihat bagaimana proses pembinaan daerah lain, tentu kita akan berkaca. Artinya kalau kita terlambat kita akan mengejar," kata Appi.
Namun, pada ajang Sirnas B Sulsel kali ini, tidak ada atlet dari Sulsel, khususnya Kota Makassar, yang bisa melangkah ke babak final, bahkan delapan besar.
Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap pembinaan atlet usia dini agar Makassar bisa bersaing di level nasional.
***




